ADVERTORIALPemerintah

Evaluasi Tengah Tahun, Pemkab Bombana Soroti Capaian dan Kendala OPD

121
×

Evaluasi Tengah Tahun, Pemkab Bombana Soroti Capaian dan Kendala OPD

Sebarkan artikel ini

Bombana,A-1.Info / – Pemerintah Kabupaten Bombana terus memperkuat akuntabilitas dan efektivitas pembangunan daerah. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menggelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pencapaian Laporan Realisasi Fisik dan Keuangan Tahun Anggaran 2025 untuk Semester I. Agenda penting ini dilangsungkan pada Rabu (9/7/2025) di Ruang Rapat Measa Laro, dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K.

Rapat ini dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana. Mereka hadir membawa laporan masing-masing terkait pelaksanaan program dan kegiatan selama enam bulan pertama tahun 2025, baik dari sisi capaian fisik maupun keuangan.

Dalam arahannya, Pj. Sekda menegaskan bahwa kegiatan monev ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan instrumen penting untuk mengukur kinerja dan memastikan seluruh OPD bekerja dalam jalur yang tepat. Ia menyampaikan, “Rapat evaluasi ini adalah ruang refleksi bagi kita semua. Apakah kita sudah berada pada jalur pencapaian target, atau masih ada hambatan yang harus segera kita atasi secara bersama.”

Setiap OPD diberi kesempatan untuk menyampaikan laporan secara terbuka. Dalam pemaparannya, para kepala OPD tidak hanya membeberkan angka-angka realisasi anggaran, tetapi juga menjelaskan kondisi di lapangan, termasuk hambatan teknis, kendala koordinasi, hingga faktor eksternal yang mempengaruhi capaian kegiatan.

Beberapa OPD melaporkan progres yang signifikan, menunjukkan serapan anggaran yang optimal serta pelaksanaan fisik yang mendekati target. Namun, tak sedikit pula yang menyampaikan bahwa beberapa program masih terkendala, baik oleh faktor cuaca ekstrem, keterlambatan tender, maupun dinamika sosial di lapangan yang memerlukan pendekatan khusus.

Penjabat Sekretaris Daerah, Ir. Syahrun, ST., M.P.W.K.

Pj. Sekda secara khusus meminta agar OPD yang mengalami hambatan untuk segera menyusun rencana tindak lanjut yang terukur. “Jangan menunggu waktu berlalu begitu saja. Jika ada kendala, segera koordinasikan lintas sektor. Jangan biarkan hambatan kecil menjadi bola salju yang merusak kinerja kita di akhir tahun,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan data dalam pengambilan keputusan, agar setiap strategi yang disusun benar-benar berbasis pada kondisi nyata. Transparansi dan pelaporan yang akurat menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Lebih jauh, rapat ini menjadi landasan bagi Pemkab Bombana dalam menyusun langkah strategis untuk triwulan berikutnya. Fokusnya tidak hanya mengejar serapan anggaran, tetapi juga memastikan setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Evaluasi ini juga menjadi cermin bahwa pembangunan yang dirancang di atas meja harus sejalan dengan dinamika di lapangan. Oleh karena itu, pendekatan kolaboratif dan responsif menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

Dengan komitmen seluruh OPD dan arahan tegas dari Pj. Sekda, Pemkab Bombana optimistis bahwa pelaksanaan program pada Semester II akan semakin terarah dan efektif. Harapan utamanya adalah terciptanya pembangunan yang merata, transparan, dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Melalui kegiatan Monev ini, Pemkab Bombana menunjukkan bahwa proses pembangunan tidak berjalan dalam ruang hampa. Ia terus diawasi, dievaluasi, dan ditingkatkan. Semua demi satu tujuan: pelayanan publik yang lebih baik dan kesejahteraan masyarakat yang semakin merata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *