Kabar Desaku

Kemah Akbar Rarowatu Utara Jadi Wadah Konsolidasi Pemuda dan Mahasiswa Sambut HUT ke-81 RI

46
×

Kemah Akbar Rarowatu Utara Jadi Wadah Konsolidasi Pemuda dan Mahasiswa Sambut HUT ke-81 RI

Sebarkan artikel ini

Karang Taruna menggelar Kemah Akbar se-Kecamatan Rarowatu Utara. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, dan penguatan semangat nasionalisme pemuda desa serta mahasiswa dalam mengisi kemerdekaan.

Bombana,A-1.Info / — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia tidak hanya berlangsung melalui upacara dan berbagai perlombaan. Di Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, semangat kemerdekaan dikemas melalui kegiatan Kemah Akbar yang mempertemukan pemuda, mahasiswa, dan pelajar dalam suasana kebersamaan.
Kegiatan yang digelar pada 22 Agustus 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ruang silaturahmi sekaligus memperkuat konsolidasi generasi muda di tingkat kecamatan. Berdasarkan informasi dalam materi kegiatan, titik kumpul peserta berada di Rumah Kepala Desa Wumbubangka, sementara lokasi perkemahan berada di kawasan Bukit Ticu Watu.
Kemah Akbar tersebut merupakan kolaborasi KKA UMK Kendari dan Karang Taruna. Kegiatan turut menghadirkan sejumlah tokoh pemuda dan unsur masyarakat, termasuk Ketua Karang Taruna Desa Wumbubangka Hamdan Triandardinata, Kepala Desa Wumbubangka Karman, S.H., serta Koordinator Desa UMK Suhardi.
Ketua Karang Taruna Desa Wumbubangka, Hamdan Triandardinata, mengatakan kegiatan produktif semacam itu rutin dilaksanakan dari tahun ke tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda untuk memeriahkan bulan kemerdekaan, tetapi juga menjadi wadah mempertemukan generasi muda dan mahasiswa.
“ Kami sebagai ketua karang taruna rutin melaksanakan kegiatan produktif seperti ini dari tahun ke tahun karena kami anggap sebagai wadah untuk bersilaturahmi dengan pemuda dan mahasiswa dalam rangka mengisi kemerdekaan,” kata Hamdan.
Ia berharap pertemuan tersebut dapat mendorong anak muda dan mahasiswa untuk membangun kerja sama dalam berbagai kegiatan positif. Lebih jauh, konsolidasi tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antara pemuda, mahasiswa, dan pelajar di seluruh wilayah Kecamatan Rarowatu Utara.
“Harapannya, anak muda dan mahasiswa mampu bekerja sama dalam hal-hal yang produktif serta memperkuat konsolidasi anak muda, mahasiswa, dan pelajar se-Kecamatan Rarowatu Utara untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Menurut Hamdan, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif generasi muda. Karena itu, ruang-ruang perjumpaan seperti kemah bersama dinilai penting untuk menumbuhkan komunikasi, solidaritas, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Pesan serupa disampaikan guest star dalam kegiatan Kemah Akbar, Saptabahaya. Ia mengajak pemuda untuk menjadikan momentum bulan kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat jiwa nasionalisme.
“Di bulan kemerdekaan ini, setiap pemuda harus memiliki jiwa nasionalisme yang kuat dalam menyambut dan merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Saptabahaya.
Saptabahaya menilai pemuda desa memiliki posisi penting dalam menjaga semangat persatuan dan gotong royong. Menurutnya, keterbatasan latar belakang maupun lingkungan tidak seharusnya menjadi alasan bagi pemuda desa untuk tertinggal dalam menunjukkan kecintaan terhadap bangsa.
“Saya Saptabahaya, walaupun hanya seorang pemuda desa, percaya bahwa pemuda desa tidak boleh kalah dengan pemuda di kota dalam menunjukkan semangat kemerdekaan,” katanya.
Ia menegaskan bahwa desa justru dapat menjadi tempat tumbuhnya semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong. Nilai-nilai tersebut, kata dia, harus terus dipelihara sebagai bagian dari perjuangan generasi muda dalam menjaga makna kemerdekaan.
“Justru dari desa, semangat persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap bangsa harus terus tumbuh dan menjadi bagian dari perjuangan menjaga nilai-nilai kemerdekaan,” ujarnya.
Kemah Akbar di Rarowatu Utara pada akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan bermalam di alam terbuka. Di balik agenda tersebut terdapat pesan tentang pentingnya membangun hubungan antargenerasi muda, memperkuat solidaritas, serta mengarahkan energi pemuda pada kegiatan yang produktif.
Momentum HUT ke-81 RI diharapkan menjadi pengingat bahwa mengisi kemerdekaan tidak selalu harus dilakukan melalui kegiatan besar. Dari desa, melalui kerja sama sederhana, silaturahmi, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama, semangat kemerdekaan dapat terus dirawat dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dengan semangat tersebut, pemuda Rarowatu Utara diajak merayakan kemerdekaan bukan hanya sebagai seremoni tahunan, tetapi sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan menyiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu mengambil peran dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *