Daerah

Musrenbang RPJMD Bombana 2025–2029 Digelar Pemerintah Mantapkan Arah Pembangunan Berbasis Agrominapolitan

77
×

Musrenbang RPJMD Bombana 2025–2029 Digelar Pemerintah Mantapkan Arah Pembangunan Berbasis Agrominapolitan

Sebarkan artikel ini
musrenbang
musrenbang

Bombana-A-1.info – Pemerintah Kabupaten Bombana resmi menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025–2029. Kegiatan penting ini berlangsung pada Sabtu 2 Agustus 2025 di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, dan menjadi bagian dari rangkaian strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah lima tahun mendatang.

Musrenbang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani yang hadir mewakili Bupati Bombana. Dalam sambutannya, Ahmad Yani menyebut bahwa kegiatan ini merupakan momentum krusial yang menjadi titik awal penyusunan RPJMD yang berkualitas, terarah, dan berkelanjutan.

“Musrenbang RPJMD Kabupaten Bombana ini merupakan momentum strategis yang sangat penting. Di sinilah seluruh elemen masyarakat dapat memberikan kontribusi dan gagasan untuk memastikan bahwa rencana pembangunan lima tahun ke depan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Wakil Bupati Ahmad Yani.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan lintas sektor. Tampak hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bombana, Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara J Robert, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Bombana, kalangan akademisi, serta tokoh masyarakat.

Musrenbang ini juga menjadi tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyusunan RPJMD dan Rencana Strategis Perangkat Daerah Tahun 2025–2029. Dokumen RPJMD tersebut akan menjadi pedoman utama dalam pembangunan daerah untuk lima tahun mendatang dan diarahkan untuk menyatu dengan kebijakan pembangunan nasional yang mengusung visi besar Indonesia Emas 2045.

Dengan mengusung tema Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan, rancangan RPJMD ini dirancang untuk mengedepankan potensi lokal Bombana yang kuat di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan industri kreatif. Terdapat lima misi utama yang menjadi pondasi dalam dokumen perencanaan ini.

Pertama, meningkatkan daya saing sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan industri kreatif yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing secara regional dan nasional. Ketiga, mendorong keterhubungan antara desa dan kota serta memperkuat konektivitas antarwilayah. Keempat, mengembangkan dan melestarikan kearifan lokal sebagai identitas budaya daerah. Kelima, meningkatkan tata kelola pemerintahan agar lebih transparan, akuntabel, dan partisipatif.

Musrenbang RPJMD kali ini tidak sekadar menjadi forum formalitas, melainkan dirancang sebagai ruang kolaboratif. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan dan masukan langsung dalam sesi tanya jawab terbuka yang menjadi bagian dari agenda. Presentasi rancangan awal RPJMD pun turut disampaikan secara terbuka sebagai bahan diskusi bersama.

Meski dokumen akhir RPJMD belum disampaikan secara detail, forum ini diharapkan mampu memperkaya substansi perencanaan dengan menampung aspirasi masyarakat, tokoh adat, pelaku usaha, serta akademisi. Dengan demikian, arah pembangunan Bombana lima tahun ke depan benar-benar berpijak pada kondisi riil dan tantangan faktual di lapangan.

Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang partisipatif dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan. Melalui Musrenbang ini, daerah diarahkan untuk tumbuh dengan daya saing tinggi, memperkuat basis ekonomi lokal, dan menjadi bagian aktif dalam pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Sebagai bagian dari Sulawesi Tenggara yang memiliki potensi besar di sektor agrominapolitan, Bombana ingin memastikan bahwa pembangunan lima tahun mendatang bukan hanya membangun infrastruktur fisik, tetapi juga membangun manusia, budaya, dan tata kelola pemerintahan yang lebih adaptif terhadap perubahan.

Musrenbang RPJMD 2025–2029 menjadi langkah awal menuju Bombana yang lebih tangguh, berdaya saing, dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *