BOMBANA – Pemerintah Kabupaten Bombana kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bombana, Jumat, 6 Februari 2026. Dari 24 pejabat eselon II yang dilantik, sebanyak 20 pejabat mengalami rotasi sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan organisasi perangkat daerah dalam mendukung percepatan pembangunan.
Salah satu keputusan yang menjadi perhatian dalam rotasi tersebut adalah penunjukan Sofian Baco, S.T., M.P.W. sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Bombana. Sebelumnya, Sofian Baco menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Penempatan Sofian Baco di Dinas Perkimtan dinilai sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memperkuat pembangunan sektor perumahan, kawasan permukiman, pertanahan, dan penataan ruang yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup masyarakat.
Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan merupakan salah satu perangkat daerah yang memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan kawasan hunian yang layak, sehat, aman, dan berkelanjutan. Selain itu, dinas ini berperan dalam penyediaan prasarana, sarana, dan utilitas permukiman, pengelolaan pertanahan, penataan kawasan kumuh, hingga mendukung penyusunan tata ruang yang menjadi acuan pembangunan daerah.
Dengan pengalaman panjang di bidang infrastruktur, Sofian Baco diharapkan mampu menghadirkan sinergi pembangunan yang semakin kuat antara pembangunan jalan, kawasan permukiman, perumahan, dan penataan ruang sehingga setiap program pembangunan dapat berjalan secara terintegrasi dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., yang menegaskan bahwa rotasi jabatan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan bagian dari proses evaluasi yang dilakukan secara objektif berdasarkan kinerja masing-masing pejabat.
Menurut Burhanuddin, selama hampir satu tahun memimpin Kabupaten Bombana, dirinya secara langsung mengamati, mendampingi, dan mengevaluasi kinerja seluruh pejabat sebelum mengambil keputusan mengenai rotasi jabatan.
“Perubahan itu bukan hanya sekadar melantik, mengganti, atau memindahkan orang. Saya ingin melihat kinerja saudara-saudara. Hampir satu tahun kita bersama, saya melihat, mengevaluasi, dan mendampingi langsung. Hari ini saya sudah mengambil kesimpulan,” ujar Burhanuddin.
Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata. Karena itu, setiap pejabat dituntut mampu bekerja secara profesional, inovatif, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.
Bupati juga menjelaskan bahwa arah pembangunan Kabupaten Bombana difokuskan pada peningkatan daya saing daerah berbasis agro-minapolitan. Sektor pertanian, perikanan, kelautan, serta pembangunan infrastruktur dasar menjadi prioritas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam konteks tersebut, keberadaan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan menjadi salah satu pilar penting. Perencanaan kawasan permukiman yang tertata, penyediaan hunian yang layak, serta penataan ruang yang berkelanjutan akan menjadi penunjang utama berkembangnya pusat-pusat ekonomi baru sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kita sedang membangun Bombana yang berdaya saing, maju, dan mandiri, berbasis agro-minapolitan. Pertanian, perikanan, dan potensi lokal harus benar-benar hidup, bukan hanya bagus di laporan, tapi nyata hasilnya di masyarakat,” tegas Burhanuddin.
Ia juga mengingatkan seluruh pimpinan perangkat daerah agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Program harus tepat sasaran, anggaran harus berpihak pada rakyat, kinerja harus terukur dan dapat dipertanggungjawabkan. Itu yang saya tuntut,” katanya.
Burhanuddin menegaskan bahwa evaluasi terhadap pejabat akan terus dilakukan secara berkala. Menurutnya, pejabat yang menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan prestasi akan diberikan kesempatan untuk berkembang, sedangkan mereka yang tidak mampu memenuhi target kinerja akan dievaluasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Bupati juga mendorong seluruh pejabat untuk membangun budaya kerja yang responsif, berani mengambil keputusan, terbuka terhadap kritik, serta aktif hadir di tengah masyarakat.
“Bekerjalah cepat, ambil keputusan dengan berani, layani masyarakat dengan hati. Turun ke lapangan, jangan alergi kritik. Pejabat yang takut kritik tidak pantas menjadi pemimpin,” ujarnya.
Mengakhiri arahannya, Burhanuddin mengajak seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja dengan semangat kebersamaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kalau saudara merasa tidak nyaman, silakan mengundurkan diri. Tapi kalau saudara mau berjuang bersama saya, saya berdiri paling depan bersama saudara-saudara sekalian. Rakyat harus berdaulat, dan kita semua adalah pelayan rakyat,” pungkasnya.
Kepercayaan yang diberikan kepada Sofian Baco untuk memimpin Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menempatkan sumber daya aparatur sesuai kompetensi dan kebutuhan organisasi. Dengan kepemimpinan baru di Perkimtan, diharapkan berbagai program pembangunan perumahan, penataan kawasan permukiman, pengelolaan pertanahan, serta penataan ruang dapat berjalan lebih optimal, terintegrasi, dan mampu mendukung terwujudnya Bombana yang semakin maju, tertata, nyaman, dan berkelanjutan.


