Daerah

Sinergi Pusat dan Daerah Menguat Kabupaten Bombana Siap Wujudkan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi

58
×

Sinergi Pusat dan Daerah Menguat Kabupaten Bombana Siap Wujudkan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Terintegrasi

Sebarkan artikel ini
Gambar: dokumentasi rapat melalui zoom meeting

Bombana, A-1.info – Upaya Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menyusun kebijakan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan kembali diperkuat melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Zoom Meeting Sinkronisasi Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) Daerah. Kegiatan strategis ini berlangsung pada Rabu, 27 Agustus 2025, bertempat di Aula Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana.

Acara ini diikuti oleh jajaran DPPKB Kabupaten Bombana, perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bombana, serta tim teknis yang berperan langsung dalam proses penyusunan PJPK. Kegiatan ini merupakan forum nasional yang mempertemukan pemerintah daerah dengan para mitra kerja serta pemangku kepentingan di tingkat pusat, guna mendiskusikan arah pembangunan kependudukan yang selaras dan berkesinambungan.

Zoom meeting ini tidak hanya menjadi ajang penyamaan persepsi, tetapi juga sarana penguatan teknis dalam merumuskan roadmap pembangunan kependudukan daerah. Dalam forum tersebut, dilaksanakan sesi konsultasi dan diskusi interaktif antara pemerintah daerah dan Tim Parameter serta Tim Kerja Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) nasional.

Kepala DPPKB Kabupaten Bombana, Drs. H. Abdul Azis, M.Si, dalam keterangannya menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai ruang strategis dalam membangun sinergi lintas sektor.

“Partisipasi aktif dalam forum seperti ini sangat penting untuk menyelaraskan arah kebijakan pembangunan kependudukan daerah dengan kebijakan nasional. Kegiatan ini juga menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi lintas sektor serta memperkaya perspektif dalam penyusunan PJPK yang berbasis data dan kebutuhan riil di daerah,” ujar Drs. H. Abdul Azis, M.Si.

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa dalam konteks pembangunan daerah, isu kependudukan tidak dapat dipisahkan dari aspek pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, hingga lingkungan hidup. Oleh karena itu, penyusunan PJPK harus menjadi dokumen strategis yang mampu menjawab tantangan demografis saat ini maupun di masa depan.

Sinkronisasi ini menjadi semakin krusial mengingat dinamika kependudukan Indonesia yang terus berkembang, termasuk di wilayah Kabupaten Bombana. Tantangan seperti bonus demografi, urbanisasi, hingga ketimpangan antarwilayah menuntut adanya kebijakan berbasis data dan terencana dengan baik.

Melalui kegiatan ini, Kabupaten Bombana diharapkan mampu menyusun Peta Jalan Pembangunan Kependudukan yang lebih komprehensif, terarah, dan implementatif. Dokumen tersebut nantinya tidak hanya menjadi acuan dalam perencanaan pembangunan sektoral, tetapi juga menjadi instrumen pengambilan kebijakan jangka menengah dan panjang di tingkat daerah.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat, diharapkan pembangunan kependudukan di Kabupaten Bombana dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan tata kelola pembangunan yang responsif terhadap dinamika kependudukan serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bombana secara keseluruhan.

Sebagai langkah lanjutan, DPPKB Kabupaten Bombana akan menyusun rancangan awal PJPK berdasarkan hasil diskusi dan masukan teknis yang diperoleh dalam kegiatan ini, sebelum nantinya dikonsultasikan kembali secara lintas sektor dan ditetapkan secara resmi sebagai dokumen perencanaan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *