Bombana, A-1.Info / – Curah hujan yang lebat pada pukul 11 dini hari mengakibatkan banjir melanda UPTD Puskesmas Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana. Air yang meluap dari lingkungan sekitar menggenangi bangunan puskesmas, sehingga mengganggu pelayanan kesehatan dan menyebabkan kerugian materi.
Salah satu warga setempat, Muhammad Ramli (35), mengungkapkan bahwa banjir kali ini merupakan yang terparah dalam beberapa bulan terakhir. “Setiap kali hujan deras, air pasti naik ke jalan dan masuk ke puskesmas. Drainasenya kecil, jadi tidak mampu menahan air hujan yang deras. Kasihan para petugas di puskesmas, mereka harus berusaha menyelamatkan peralatan medis,” katanya.
Menanggapi situasi ini, Anggota DPRD Kabupaten Bombana, Justang, menyatakan bahwa lokasi puskesmas yang terlalu rendah menjadi penyebab utama air meluap ke dalam gedung. “Drainase di kawasan ini tidak cukup untuk menampung debit air yang besar saat hujan deras. Kami dari pihak DPRD sudah berkonsultasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi atas masalah ini. Diperlukan perbaikan drainase dan peninggian area agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Justang.
Banjir yang merendam UPTD Puskesmas Mataoleo bukan hanya menghambat pelayanan kesehatan, tetapi juga menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur di daerah tersebut. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk menangani masalah ini .
(TEGAR)

