Bombana,A-1.info Dalam upaya memperkuat kemitraan antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Bombana menyelenggarakan Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan. Kegiatan ini berlangsung pada Senin 28 Juli 2025 di ruang rapat Measa Laro dan menjadi bagian penting dalam mendukung perluasan cakupan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat atau JKN-KIS.
Forum tersebut diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana sebagai bentuk implementasi dari Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional serta Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan, serta mitra pembangunan agar pelayanan kesehatan semakin merata dan inklusif di seluruh wilayah Bombana.
Wakil Bupati Bombana Ahmad Yani hadir langsung membuka forum dan menyampaikan pentingnya kemitraan strategis demi menjamin keberlanjutan layanan kesehatan yang berkualitas. Dalam sambutannya, ia menekankan perlunya koordinasi lintas sektor agar seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa diskriminasi.
“Forum ini menjadi momentum untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan mitra lainnya. Kita ingin memastikan bahwa setiap warga Bombana memperoleh hak yang sama dalam pelayanan kesehatan,” tegas Wakil Bupati Ahmad Yani.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Ir. Syahrun, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari Rinaldi Wibisono, Direktur Rumah Sakit, Kepala Puskesmas, perwakilan organisasi profesi kesehatan, serta OPD terkait dan perwakilan BPJS Kesehatan Bombana.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kendari menyampaikan komitmen BPJS untuk terus menjalin kolaborasi yang kuat dengan seluruh elemen pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan. Ia juga menggarisbawahi pentingnya membangun komunikasi yang terbuka agar tantangan di lapangan dapat diatasi bersama.
Forum ini juga menghasilkan kesepakatan konkret berupa pembentukan Tim Teknis Kemitraan yang akan bertugas memfasilitasi pelaksanaan kerja sama lintas sektor serta menyusun laporan tahunan sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan selanjutnya. Tim ini akan menjadi penghubung antara kebijakan strategis dan implementasi teknis di lapangan.
Melalui forum ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan komitmen serius dalam membangun sistem kesehatan yang adil, kolaboratif, dan berkelanjutan. Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi untuk menurunkan angka kemiskinan melalui akses kesehatan yang lebih luas, tepat sasaran, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penyelenggaraan forum kemitraan ini merupakan bagian dari ikhtiar jangka panjang Kabupaten Bombana dalam menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dengan keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan, diharapkan program JKN-KIS dapat berjalan lebih efektif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa hambatan administratif maupun geografis.

