Bombana, A-1.Info / — Komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data kembali ditunjukkan melalui sinergi antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Kedua instansi tersebut resmi menandatangani perpanjangan perjanjian kerja sama terkait pemanfaatan Nomor Induk Kependudukan (NIK), data kependudukan, dan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) guna mendukung sistem layanan kepegawaian yang akurat dan efisien.Rabu (18/06/2025)
Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di ruang kerja Kepala BKPSDM Bombana, dihadiri oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Disdukcapil, Sri Patonah, S.Kom, yang mewakili Kadis Dukcapil Bombana, Firdaus, S.Pd., MM, serta Kepala BKPSDM Bombana, Deddy Fan Alva Slamet, ST., MM. Perjanjian ini berlandaskan izin resmi dari Dirjen Dukcapil Nomor 400.8.1.2/1191/Dukcapil dan mengacu pada Permendagri Nomor 17 Tahun 2023 tentang hak akses pemanfaatan data kependudukan, sebagai pedoman bagi instansi pengguna di daerah.
⸻
Akses Data untuk Kepegawaian yang Akurat dan Efisien
Kerja sama ini menjadi tonggak penting dalam mempercepat verifikasi dan validasi data kepegawaian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana. Melalui akses Webportal Dukcapil, BKPSDM kini dapat melakukan pengecekan data ASN secara langsung dan real-time, tanpa harus melalui proses manual yang selama ini memakan waktu.
“Perluasan kerja sama ini sangat kami sambut baik. Akses terhadap data kependudukan merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kualitas layanan kepegawaian, terutama dalam hal akurasi data dan pelayanan berbasis digital,” ujar Kepala BKPSDM Bombana, Deddy Fan Alva Slamet, ST., MM.
Dengan dukungan data kependudukan yang valid, proses administrasi seperti pengangkatan, mutasi, dan pensiun pegawai akan menjadi lebih cepat dan tepat sasaran. Hal ini sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam menerapkan sistem kepegawaian yang transparan, efisien, dan terintegrasi dengan teknologi informasi.
⸻
Disdukcapil Tegaskan Dukungan Penuh untuk Transformasi Digital
Dari pihak Disdukcapil, Sri Patonah, S.Kom, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah kolaboratif BKPSDM Bombana dalam memanfaatkan data kependudukan secara bertanggung jawab.
“Kami mengapresiasi kepercayaan BKPSDM Bombana terhadap layanan Disdukcapil. Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mendukung transformasi pelayanan publik yang berbasis data, teknologi, dan akuntabilitas,” ungkap Sri Patonah.
Menurutnya, pemanfaatan data kependudukan tidak hanya berfungsi untuk administrasi, tetapi juga menjadi fondasi dalam perumusan kebijakan manajemen sumber daya manusia aparatur yang lebih terukur. “Setiap data yang valid akan memperkecil kesalahan administrasi dan memastikan kebijakan kepegawaian berjalan sesuai prinsip good governance,” tambahnya.
⸻
Langkah Lanjut dan Harapan ke Depan
Baik Disdukcapil maupun BKPSDM Bombana sepakat bahwa kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Kedua pihak akan terus melakukan evaluasi dan pembaruan sistem secara berkala, termasuk penguatan kapasitas SDM operator data, serta pengembangan integrasi layanan digital lintas sektor untuk memperluas manfaatnya.
Selain itu, kedua instansi juga berencana mengembangkan dashboard monitoring ASN berbasis NIK, yang akan membantu proses audit data pegawai secara real-time, serta meningkatkan keamanan dan keandalan sistem informasi kepegawaian daerah.
“Ke depan, kami berharap kerja sama seperti ini menjadi contoh bagi OPD lain. Karena dengan berbagi data secara legal dan aman, kita membangun kepercayaan publik serta mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan digital,” pungkas Deddy Fan Alva Slamet.
⸻
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi digital, sinergi antara Disdukcapil dan BKPSDM Bombana menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang modern, cepat, transparan, dan berbasis data valid.
Langkah ini tak hanya memperkuat sistem administrasi ASN, tetapi juga menandai era baru tata kelola kepegawaian di Kabupaten Bombana yang berorientasi pada efisiensi dan akuntabilitas tinggi.


