Bombana.A-1.Info | – Usia ke-21 Kabupaten Bombana dirayakan dengan kado istimewa: pengakuan sebagai daerah terbaik dalam pengelolaan informasi publik di Sulawesi Tenggara. Portal ppid.bombanakab.go.id, yang menjadi garda terdepan keterbukaan informasi, dinobatkan sebagai yang terbaik oleh Komisi Informasi Sulawesi Tenggara. Sebuah pencapaian yang tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga simbol keberhasilan tata kelola informasi yang transparan dan akuntabel.

Di balik kesuksesan ini, berdiri sosok visioner: Fadlan, S. Si., M.M, Ketua PPID Utama Kabupaten Bombana sekaligus Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik di Diskominfo Bombana. Pria yang dikenal berdedikasi ini berhasil memimpin perjalanan PPID Bombana dalam dua tahun terakhir, membawa daerahnya dari peringkat kedua pada 2023 menjadi juara pertama di tahun 2024.
Fadlan tidak hanya melihat keterbukaan informasi sebagai kewajiban pemerintah, tetapi sebagai peluang strategis untuk membangun kepercayaan masyarakat. “Keterbukaan informasi adalah jembatan yang menghubungkan pemerintah dengan rakyat. Ini bukan hanya soal transparansi, tetapi juga soal menghadirkan rasa percaya,” ujar Fadlan dengan penuh keyakinan.
Transformasi PPID Bombana tidak datang begitu saja. Tahun 2023 menjadi pijakan awal, ketika Kabupaten Bombana meraih peringkat kedua dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Namun, Fadlan tidak berhenti di situ. Dengan visi yang tajam dan langkah strategis, ia membawa Bombana meraih peringkat pertama pada 2024, memberikan “kado ulang tahun” terbaik bagi kabupaten yang baru saja memasuki dekade ketiganya.
“Penghargaan ini adalah hadiah untuk seluruh masyarakat Bombana. Ini membuktikan bahwa keterbukaan informasi publik dapat menjadi kekuatan nyata bagi daerah. Kami bangga, tetapi kami juga sadar bahwa tanggung jawab ke depan akan semakin besar,” ucapnya.
Sebagai seorang lulusan Sistem Informatika STIMIK Bina Bangsa, Fadlan memahami bahwa teknologi adalah alat utama dalam mendukung keterbukaan informasi. Namun, baginya, teknologi hanyalah satu bagian dari keseluruhan ekosistem. “Teknologi mempercepat proses, tetapi tanpa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra eksternal, keterbukaan informasi hanya akan menjadi wacana,” ungkapnya.
Melalui inovasi yang ia terapkan, Fadlan memastikan bahwa portal PPID Bombana tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga memberikan akses yang mudah, cepat, dan terpercaya. Dia percaya bahwa informasi yang akurat adalah hak masyarakat, dan pemerintah wajib memastikan akses tersebut tersedia kapan saja.
“Kami tidak hanya ingin dikenal sebagai yang terbaik, tetapi juga sebagai yang paling bisa diandalkan. Inilah alasan kami terus memperbaiki sistem dan melibatkan semua pihak, baik internal maupun eksternal,” tambahnya.
Fadlan bukan hanya seorang pemimpin dengan visi besar, tetapi juga sosok yang menghargai kerja tim. Mantan Kasubag Pembinaan dan Advokasi BPBJ Setda Bombana ini selalu menekankan pentingnya kerja kolektif dalam setiap pencapaian. “Ini bukan hanya keberhasilan saya, tetapi keberhasilan semua pihak yang telah bekerja keras, memberikan dukungan tanpa henti, dan percaya pada visi yang kita bangun bersama,” tuturnya penuh rasa syukur.
Tidak mengherankan jika di bawah kepemimpinannya, PPID Bombana tidak hanya meraih penghargaan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi daerah lain di Sulawesi Tenggara. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi, inovasi, dan dedikasi, sebuah daerah dapat mengubah tantangan menjadi peluang besar.
Penghargaan ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga pengakuan atas perubahan nyata yang telah dilakukan Kabupaten Bombana. Di usia yang ke-21, Bombana tidak hanya melangkah dengan percaya diri, tetapi juga mengirim pesan kuat kepada seluruh daerah: keterbukaan informasi bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah kebutuhan untuk membangun masyarakat yang sejahtera.

Kini, Kabupaten Bombana berdiri sebagai simbol transparansi, akuntabilitas, dan optimisme. Dengan keberhasilan ini, Bombana tidak hanya merayakan ulang tahun, tetapi juga merayakan masa depan. Dan di tengah semua itu, nama Fadlan, S. Si., M.M., akan selalu dikenang sebagai arsitek utama yang membawa Bombana menuju puncak keterbukaan informasi. “Ini adalah langkah awal untuk sesuatu yang lebih besar,” tutupnya dengan senyum penuh keyakinan.

