ADVERTORIAL

Data Petani Kian Akurat Disdukcapil dan Dinas Pertanian Bombana Perkuat Sinergi Layanan Publik

21
×

Data Petani Kian Akurat Disdukcapil dan Dinas Pertanian Bombana Perkuat Sinergi Layanan Publik

Sebarkan artikel ini

Bombana,A-1.Info / – Upaya Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat tata kelola data kembali menunjukkan hasil nyata. Dua instansi kunci, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) bersama Dinas Pertanian, resmi memperpanjang kerja sama pemanfaatan akses Webportal Dukcapil untuk validasi data anggota kelompok tani. Langkah ini menjadi bentuk nyata sinergi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif, transparan, dan berbasis data akurat.

Pertemuan penandatanganan perpanjangan kerja sama berlangsung di ruang kerja Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, pada Selasa, 24 Juni 2025. Kepala Disdukcapil Bombana, Firdaus, S.Pd., M.M., diwakili oleh Kepala Bidang Pemanfaatan Data, Sri Patonah, S.Kom., yang disambut langsung oleh Kepala Dinas Pertanian, Sarif, S.H., didampingi Kabid Penyuluhan, Hasriani Husein, S.P.

Kerja sama ini berlandaskan Surat Persetujuan Dirjen Dukcapil Nomor 400.8.1.2/1191/DUKCAPIL, serta mengacu pada Permendagri Nomor 17 Tahun 2023 tentang Hak Akses Data Kependudukan dan Permendagri Nomor 57 Tahun 2021 tentang Sistem Manajemen Keamanan Informasi. Dengan payung hukum yang kuat tersebut, kedua dinas memastikan bahwa pemanfaatan data dilakukan secara aman, sah, dan sesuai prosedur.

Melalui akses Webportal Dukcapil, Dinas Pertanian kini dapat melakukan verifikasi data kelompok tani secara langsung berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama, dan alamat. Sistem ini memungkinkan pengecekan data secara cepat dan tepat, sekaligus meminimalkan risiko data ganda, fiktif, atau tidak valid yang selama ini kerap menjadi hambatan dalam pendataan petani dan penyaluran bantuan.

Kepala Disdukcapil Bombana, Firdaus, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk dukungan penuh terhadap sektor pertanian yang menjadi penopang utama perekonomian daerah. “Pertanian adalah sektor vital, dan validasi data yang tepat adalah fondasi utama agar bantuan dan program bisa tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bombana, Sarif, S.H., mengapresiasi perpanjangan kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat keakuratan data petani. Menurutnya, dukungan data kependudukan dari Disdukcapil sangat membantu dalam perencanaan program pertanian yang lebih terukur dan objektif. “Dengan akses ini, kami bisa menyaring anggota kelompok tani secara objektif dan akurat. Ini sangat membantu menjaga integritas data serta meningkatkan pelayanan kami kepada petani,” jelasnya.

Sri Patonah, S.Kom., yang hadir mewakili Disdukcapil, menambahkan bahwa kerja sama ini adalah wujud komitmen pihaknya untuk hadir sebagai mitra aktif bagi seluruh OPD. “Kami ingin menjadi bagian dari solusi dalam pelayanan publik. Data yang kami berikan bersumber resmi, terjamin keamanannya, dan dimanfaatkan sesuai regulasi,” ungkapnya.

Di sisi lain, Hasriani Husein, S.P., selaku Kabid Penyuluhan Pertanian, menilai bahwa keberadaan data yang tervalidasi akan sangat memudahkan tugas penyuluh di lapangan. “Dengan data yang kuat, para penyuluh memiliki dasar yang jelas dalam mendampingi petani. Tidak ada lagi ruang untuk manipulasi atau data yang tumpang tindih,” ujarnya.

Kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat validasi data kelompok tani, tetapi juga untuk mempercepat proses bantuan, pelatihan, dan perencanaan program pertanian. Ke depan, kedua dinas sepakat untuk memperluas kolaborasi ini ke sektor lain yang juga membutuhkan dukungan data kependudukan. Rencananya, pelatihan teknis penggunaan sistem dan penguatan jaringan digital juga akan dilakukan agar pemanfaatan data semakin optimal dan berdaya guna.

Langkah sinergis antara Disdukcapil dan Dinas Pertanian Bombana ini menjadi contoh nyata bagaimana integrasi data antarinstansi mampu mendukung pelayanan publik yang lebih cerdas dan efisien. Melalui sistem berbasis data tunggal yang akurat, pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani sebagai tulang punggung ketahanan pangan Bombana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *