Bombana,A-1.Info / – Kabupaten Bombana menunjukkan keseriusannya untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara tahun 2026. Keseriusan itu ditandai dengan kehadiran langsung tim verifikasi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra yang turun ke Bombana guna melakukan pendataan dan evaluasi kesiapan daerah, Jumat (23/01/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan menjelang Rapat Kerja KONI Sultra yang akan menentukan daerah penyelenggara ajang olahraga empat tahunan tersebut. Tim verifikasi dipimpin oleh Wakil Ketua I KONI Sultra, Dr. Ir. H. Fachri Yamsul, yang didampingi Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sultra, Laode Hidayat.
Dalam agenda tersebut, tim melakukan peninjauan langsung ke sejumlah sarana dan prasarana olahraga yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mendukung pelaksanaan Porprov. Setiap lokasi dicatat, dievaluasi, dan diverifikasi kelayakannya sesuai standar penyelenggaraan kompetisi tingkat provinsi.
“Tim menyisir seluruh sarana yang disiapkan sebagai lokasi pertandingan setiap cabang olahraga. Data dan informasi yang kami himpun akan menjadi bahan penting dalam pengambilan keputusan penetapan tuan rumah Porprov Sultra,” ujar Fachri Yamsul di sela-sela kegiatan verifikasi.
Selain meninjau fasilitas olahraga, tim KONI Sultra juga melakukan pertemuan dengan Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Dalam pertemuan tersebut, Bupati memaparkan kesiapan daerah sekaligus menyampaikan harapan besar agar Bombana dipercaya menjadi tuan rumah Porprov 2026.
“Pemerintah Kabupaten Bombana, DPRD, jajaran KONI, serta seluruh masyarakat mengapresiasi kehadiran tim KONI Sultra yang telah melihat langsung fakta lapangan terkait persiapan kami menyongsong Porprov,” ungkap Burhanuddin.
Menurutnya, antusiasme masyarakat Bombana sangat tinggi terhadap rencana penyelenggaraan Porprov. Pemerintah daerah menilai ajang olahraga ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan sektor UMKM, pariwisata, serta memperkuat citra Bombana di tingkat regional.
Burhanuddin menegaskan bahwa dukungan terhadap Porprov datang dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, insan olahraga, hingga masyarakat luas. Karena itu, ia berharap KONI Sultra bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, termasuk Gubernur Sultra dan komunitas cabang olahraga, dapat memberikan kepercayaan kepada Bombana.
“Kami siap bersinergi dan bekerja maksimal. Porprov diyakini akan membawa dampak positif dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Bombana,” tambahnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah fasilitas olahraga telah rampung dibangun dan siap digunakan, sementara beberapa lainnya masih dalam tahap penyiapan lokasi. Kondisi ini menjadi bagian dari catatan tim verifikasi untuk melengkapi bahan evaluasi sebelum keputusan akhir ditetapkan.
Hasil verifikasi dari Kabupaten Bombana selanjutnya akan dibahas bersama data dari daerah lain yang juga mengajukan diri sebagai tuan rumah. Keputusan resmi akan ditentukan melalui mekanisme organisasi KONI Sultra dalam Rapat Kerja mendatang, dengan mempertimbangkan kesiapan teknis, dukungan pemerintah daerah, serta manfaat strategis bagi pengembangan olahraga Sulawesi Tenggara.

