Bombana ,A-1.Info / — Pemerintah Kabupaten Bombana mulai mengambil langkah strategis dalam menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara ke-XV tahun 2026. Sebagai salah satu kandidat kuat tuan rumah, Bombana menegaskan keseriusannya melalui rapat koordinasi awal yang dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., pada Selasa malam, 25 Juni 2025 pukul 20.00 WITA.
Bertempat di Ruang Rapat Paviliun Rumah Jabatan Bupati, forum ini dihadiri oleh Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., Plh. Sekretaris Daerah dr. Sunandar, M.M., Kes., para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.
Dalam arahannya, Bupati Burhanuddin menekankan bahwa Porprov bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum emas untuk membuktikan kapasitas daerah dalam menyelenggarakan event besar yang berdampak langsung pada sektor ekonomi, pariwisata, hingga pembangunan infrastruktur.
“Bombana harus siap, baik secara administratif, teknis, maupun infrastruktur. Ini bukan hanya tentang menjadi tuan rumah, tapi tentang menunjukkan kapasitas daerah untuk menyelenggarakan event besar secara profesional dan berkelas,” ujar Burhanuddin dengan nada optimistis.
Rapat tersebut membahas berbagai aspek krusial yang akan menentukan kesiapan daerah. Mulai dari pembangunan dan renovasi infrastruktur penunjang seperti stadion, gedung olahraga, akomodasi, dan sistem transportasi, hingga penganggaran dan koordinasi lintas sektor menjadi sorotan utama.
Salah satu isu strategis yang dibahas adalah pemetaan lokasi venue untuk setiap cabang olahraga (cabor). Pemerintah daerah tengah menyusun rencana teknis berdasarkan aspek aksesibilitas, potensi wilayah, serta efisiensi logistik. Penentuan jumlah cabor yang akan dipertandingkan juga dibahas secara mendalam dengan mempertimbangkan kapasitas Bombana dan koordinasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara.
Wakil Bupati Ahmad Yani menyebut rapat ini sebagai langkah awal yang krusial dalam proses panjang menuju kesuksesan. Ia menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dan komunikasi yang solid antar semua pihak terkait.
“Kita harus bekerja lintas sektor, solid dan terkoordinasi. Kunci sukses Porprov nanti bukan hanya ada di hari pelaksanaan, tapi dalam setiap proses persiapannya,” tegas Ahmad Yani.
Pemerintah Kabupaten Bombana menyadari bahwa menjadi tuan rumah Porprov tidak hanya akan menciptakan riuh tepuk tangan di arena pertandingan, tetapi juga mendatangkan peluang strategis untuk percepatan pembangunan daerah. Porprov adalah panggung kolektif yang menyatukan semangat sportivitas dengan daya saing dan kebanggaan daerah.
Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi momen untuk menunjukkan wajah Bombana yang bersahabat, tangguh, dan siap bersaing di level provinsi. Rapat ini menjadi fondasi awal dari serangkaian proses intensif menuju kesiapan maksimal.
Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, stakeholder olahraga, serta partisipasi masyarakat, Bombana berharap mampu menghadirkan event olahraga yang tidak hanya meriah, tetapi juga berkesan dan membanggakan. Ribuan atlet dan tamu dari seluruh Sulawesi Tenggara akan disambut dengan layanan terbaik, fasilitas representatif, serta atmosfer kompetisi yang menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Dengan semangat yang sama, Bombana menatap Porprov Sultra XV tahun 2026 sebagai kesempatan berharga untuk mencetak sejarah baru dalam pembangunan daerah berbasis prestasi olahraga dan kebersamaan.


