Uncategorized

Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Bombana Masuki Tahap Penulisan Makalah

211
×

Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Bombana Masuki Tahap Penulisan Makalah

Sebarkan artikel ini

Bombana.A-1.Info | – Proses panjang pencarian calon kepala dinas di Kabupaten Bombana melalui Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) terus berjalan dengan ketat. Setelah melewati tahap administrasi dan asesmen bersama Mabes Polri, kini sebanyak 31 kandidat pejabat eselon dua menghadapi tahapan krusial berikutnya, yakni tes penulisan makalah.

Ujian ini digelar di Kantor Bupati Bombana pada Rabu, 25 September 2025, dan dimulai tepat pukul 09.30 WITA. Tahap penulisan makalah menjadi salah satu langkah penting dalam menilai kemampuan strategis, analitis, dan inovatif para kandidat dalam menjawab tantangan jabatan yang mereka incar.

Peserta Hadapi Penilaian Ketat di Hadapan Pansel

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Bombana, Man Arfa, menyampaikan bahwa tahap penulisan makalah merupakan rangkaian lanjutan yang hanya diikuti oleh kandidat yang telah lolos asesmen. Dari total 32 peserta yang dijadwalkan, hanya 31 kandidat hadir.

“Seharusnya 32 peserta ikut dalam tahapan ini, tetapi satu peserta absen karena sakit. Dengan ketidakhadiran itu, peserta tersebut dinyatakan gugur dari proses seleksi,” jelas Man Arfa, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana.

Selama tes berlangsung, para peserta diminta menyusun makalah di hadapan lima anggota Pansel dengan tema yang sesuai jabatan yang dilamar. Panitia memberikan waktu dua jam untuk menyelesaikan makalah tersebut. Proses ini diawasi dengan ketat guna memastikan transparansi dan keadilan dalam pelaksanaan seleksi.

Presentasi Makalah dan Wawancara Jadi Penentu

Usai penulisan makalah, tantangan berikutnya bagi para peserta adalah memaparkan hasil tulisan mereka di hadapan Pansel. Bertempat di ruang kerja Wakil Bupati Bombana, para kandidat dipanggil satu per satu untuk mempresentasikan ide-ide mereka secara detail.

Man Arfa menegaskan bahwa sesi ini bukan hanya penilaian formalitas, melainkan momen bagi para kandidat untuk menunjukkan kompetensi, pemahaman, dan solusi strategis yang mereka miliki. Selain mempresentasikan makalah, peserta juga menjalani sesi wawancara mendalam.

“Setiap peserta dipanggil bergiliran untuk memaparkan makalah mereka di hadapan Pansel. Kami kemudian menguji dengan sejumlah pertanyaan untuk memastikan bahwa gagasan yang disampaikan relevan dan dapat diimplementasikan sesuai jabatan yang mereka incar,” tambah Man Arfa.

Menanti Pengumuman Tiga Besar

Setelah melewati tahapan penulisan makalah, presentasi, dan wawancara, para kandidat kini tinggal menunggu pengumuman hasil seleksi. Tahapan ini akan menentukan tiga besar nama calon kepala dinas terbaik yang akan diajukan ke tahapan akhir.

“Insya Allah pengumuman tiga besar akan kami sampaikan awal atau pertengahan Oktober mendatang. Proses ini menjadi penentu bagi siapa saja yang akan menduduki jabatan strategis di Kabupaten Bombana,” ungkap Man Arfa, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala BKD dan Inspektur Inspektorat Bombana.

Mengisi Jabatan Kosong yang Vital

Seleksi JPTP ini dibuka sejak awal Agustus lalu untuk mengisi lima posisi jabatan penting yang telah lama kosong di lingkup Pemerintah Daerah Bombana. Jabatan tersebut antara lain Asisten Pemerintahan dan Hukum serta Asisten Ekonomi Pembangunan, selain posisi strategis lainnya di dinas dan badan pemerintahan.

Man Arfa menegaskan bahwa proses ini bukan hanya sekadar pengisian jabatan, tetapi langkah serius dalam mencetak pemimpin berkualitas yang siap menjalankan roda pemerintahan secara profesional dan berintegritas. “Kami memastikan bahwa setiap tahapan dilakukan secara transparan, ketat, dan obyektif demi menghasilkan pemimpin yang benar-benar layak,” tegasnya.

Komitmen Pemerintah dalam Reformasi Birokrasi

Seleksi JPTP di Kabupaten Bombana bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wujud komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Dengan menghadirkan proses seleksi yang transparan dan akuntabel, pemerintah daerah menunjukkan keseriusan dalam memastikan bahwa jabatan strategis diisi oleh individu yang memiliki kompetensi, dedikasi, dan visi yang jelas.

Bagi masyarakat Bombana, kehadiran pejabat definitif di posisi strategis ini diharapkan dapat memberikan dampak signifikan terhadap percepatan pembangunan, peningkatan layanan publik, serta penyelesaian berbagai tantangan daerah.

Dengan seluruh rangkaian seleksi yang telah dan akan berjalan, Kabupaten Bombana optimistis dapat melahirkan pemimpin-pemimpin berkualitas yang mampu membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *