ADVERTORIAL

Tes Kesehatan dan Kejiwaan menjadi Seleksi Tahapan Kelima Pada Seleksi JPTP Di Bombana

142
×

Tes Kesehatan dan Kejiwaan menjadi Seleksi Tahapan Kelima Pada Seleksi JPTP Di Bombana

Sebarkan artikel ini

Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana terus bergulir dengan intensitas tinggi. Seleksi yang dirancang untuk memastikan transparansi dan profesionalisme ini kini telah memasuki tahapan kelima, yakni tes kesehatan dan tes kejiwaan, yang akan berlangsung pada 5 hingga 7 September mendatang di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bombana.

Drs. Man Arfa, M.Si, selaku Ketua Panitia Seleksi (Pansel), menyampaikan bahwa tes kesehatan dan kejiwaan ini merupakan tahap krusial untuk menentukan kelayakan fisik dan mental para peserta seleksi. “Kami ingin memastikan bahwa para kandidat yang terpilih nantinya tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kondisi kesehatan dan stabilitas kejiwaan yang optimal untuk menjalankan tugas kepemimpinan di lingkungan pemerintahan,” ujarnya.

Tahapan ini hanya dapat diikuti oleh peserta seleksi yang telah dinyatakan lulus pada tahap penulisan dan presentasi makalah, serta wawancara yang telah selesai dilakukan sebelumnya. Mereka yang lolos wajib hadir secara langsung di RSUD Kabupaten Bombana untuk menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan mental yang komprehensif.

Dalam pengumuman resminya, Panitia Seleksi menegaskan bahwa seluruh biaya yang timbul dari pelaksanaan tes kesehatan dan kejiwaan menjadi tanggung jawab masing-masing peserta. Hal ini, menurut Ketua Pansel, bertujuan untuk mendorong tanggung jawab individu dan memastikan kelancaran proses seleksi tanpa kendala administratif.

“Tes ini mencakup pemeriksaan kesehatan secara umum dan evaluasi kondisi psikologis. Setiap peserta harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, karena hasil dari tahapan ini sangat menentukan keberlanjutan mereka dalam proses seleksi,” tambah Drs. Man Arfa.

Seleksi JPTP ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik melalui penempatan pejabat yang berintegritas, kompeten, dan sehat baik secara fisik maupun mental. Panitia Seleksi memastikan bahwa seluruh tahapan dilakukan dengan transparansi penuh dan sesuai dengan standar yang berlaku.

Proses seleksi JPTP di Bombana tidak hanya menjadi perhatian lokal, tetapi juga mendapat sorotan dari berbagai pihak karena dianggap mampu menjadi contoh bagi daerah lain. Dengan tahapan seleksi yang ketat dan terstruktur, diharapkan Kabupaten Bombana mampu menghadirkan pemimpin yang membawa perubahan positif dan inovatif di berbagai sektor pemerintahan.

Para peserta seleksi kini dihadapkan pada tantangan baru untuk membuktikan kesiapan fisik dan mental mereka dalam menghadapi tugas berat sebagai pemimpin di instansi pemerintahan. Ketua Pansel menyampaikan harapannya agar setiap peserta dapat menjalani tahapan ini dengan baik dan menunjukkan komitmen mereka terhadap proses seleksi yang berlangsung.

“Kami percaya bahwa tahapan ini akan memberikan gambaran jelas mengenai kesiapan para peserta, sehingga keputusan akhir dapat diambil dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting,” tutupnya.

Dengan pelaksanaan tes kesehatan dan kejiwaan yang tinggal beberapa hari lagi, para peserta seleksi diharapkan memanfaatkan waktu yang ada untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin. Pemerintah Kabupaten Bombana pun optimis bahwa proses seleksi ini akan melahirkan pemimpin-pemimpin yang mampu membawa perubahan signifikan dan menjawab kebutuhan masyarakat di masa depan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *