Bombana A-1.info — Suasana penuh keceriaan dan semangat kebangsaan menyelimuti halaman Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana, Senin pagi. Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kesbangpol Bombana menyelenggarakan beragam perlombaan tradisional yang diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum, pada tanggal 25 Agustus 2025
Acara yang digelar sejak pagi itu secara resmi dibuka oleh Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana, dr. Sunandar, MM.Kes. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam setiap peringatan hari besar nasional, terutama peringatan kemerdekaan sebagai momen refleksi sekaligus perayaan identitas bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat kebersamaan dan mempererat silaturahmi dalam suasana yang penuh kegembiraan dan kebanggaan sebagai anak bangsa,” ujar dr. Sunandar di hadapan peserta dan tamu undangan.
Perlombaan yang digelar bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat nilai-nilai gotong royong, kekompakan, serta menjalin relasi yang lebih erat antarpegawai dan masyarakat. Kesbangpol Bombana menghadirkan sejumlah lomba tradisional yang sarat nilai budaya dan kebersamaan, antara lain lomba pecahkan balon, rebut kursi, tarik tambang, lari karung, bola dangdut, serta lomba pasangan balon.
Sorak sorai dan tawa riang peserta terdengar di setiap sudut halaman kantor, menciptakan suasana semarak yang menyatukan semua kalangan. Dari ASN hingga warga sekitar, semua larut dalam kegembiraan, menunjukkan bahwa semangat nasionalisme bisa tumbuh melalui hal-hal sederhana yang menyentuh akar budaya bangsa.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal perlombaan dimulai. Masing-masing tim dan individu tampil penuh semangat dan sportifitas tinggi. Para penonton yang terdiri dari pegawai Kesbangpol dan warga sekitar turut memberikan dukungan riuh, menjadikan kegiatan ini sebagai ajang hiburan yang dinanti-nanti setiap tahunnya.
Kegiatan perayaan ini tidak hanya menjadi sarana peringatan sejarah kemerdekaan, tetapi juga menciptakan ruang interaksi sosial yang sehat dan inklusif. Tidak sedikit warga yang merasa bangga bisa ikut ambil bagian dalam kegiatan yang dinilai mampu menghapus sekat antara birokrasi dan masyarakat.
Menurut panitia pelaksana, kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan semangat kebhinekaan serta mempererat persatuan dalam keberagaman. Perlombaan yang diangkat dari tradisi rakyat juga menjadi pengingat bahwa kekayaan budaya lokal merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas nasional.
Dengan berakhirnya rangkaian lomba yang berlangsung hingga sore hari, Kesbangpol Bombana menyampaikan harapan agar semangat kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan terus hidup dalam jiwa setiap warga, terutama generasi muda. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh nyata bagaimana semangat persatuan dapat diwujudkan melalui kebersamaan yang menyenangkan dan penuh makna.
Di tengah berbagai tantangan zaman, acara seperti ini menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dirayakan dengan cara yang membumi, melibatkan semua elemen masyarakat tanpa sekat. Semangat gotong royong, solidaritas, dan cinta tanah air tampak nyata dalam setiap tawa, keringat, dan tepuk tangan yang mengiringi setiap perlombaan.
Kesbangpol Bombana membuktikan bahwa memperingati kemerdekaan tak harus mewah atau formal. Cukup dengan tawa, semangat, dan kebersamaan, makna kemerdekaan justru terasa lebih hidup dan membekas di hati seluruh peserta dan penonton.

