HukrimTerkini

Polres Bombana Tangkap Petani Diduga Edarkan Sabu di Desa Wumbubangka

187
×

Polres Bombana Tangkap Petani Diduga Edarkan Sabu di Desa Wumbubangka

Sebarkan artikel ini

Bombana, A-1.Info / – Upaya Polres Bombana dalam memberantas peredaran narkotika kembali membuahkan hasil. Sabtu, 11 Januari 2025, menjadi saksi keberhasilan Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Bombana dalam mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara. Di bawah komando AKP Muh. Arman, S.H., M.H., operasi ini tidak hanya berhasil menangkap pelaku tetapi juga menjadi bukti kuat atas dedikasi Polres Bombana dalam melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.

Keberhasilan ini bermula dari laporan warga setempat yang mencurigai aktivitas mencurigakan di rumah Aris, seorang pria 45 tahun yang bekerja sebagai petani. Laporan ini langsung ditindaklanjuti oleh tim Sat Resnarkoba. Pada malam penggerebekan, tim mendapati Aris tengah berada di dalam rumah bersama barang bukti berupa 19 bungkus plastik kecil berisi kristal putih yang diduga sabu seberat bruto 4,86 gram.

Dalam interogasi awal, pelaku mengakui barang haram tersebut diperoleh dari seseorang berinisial AS untuk diedarkan di wilayah setempat. Selain sabu, polisi juga menyita alat isap, dompet, uang tunai Rp300.000, dan perlengkapan lain yang mendukung aktivitas ilegal tersebut.

Polres Bombana memegang teguh komitmen untuk menjaga wilayah dari ancaman narkotika. Kasat Resnarkoba AKP Muh. Arman menyampaikan pentingnya sinergi antara masyarakat dan aparat dalam memerangi narkoba.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi. Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama yang solid. Kami akan terus meningkatkan upaya pengawasan dan penindakan agar wilayah Bombana bebas dari narkotika,” tegas AKP Muh. Arman.

Polres Bombana tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis melalui edukasi kepada masyarakat. Kampanye kesadaran akan bahaya narkoba terus digencarkan melalui berbagai program yang melibatkan pemuda, tokoh masyarakat, dan lembaga pendidikan.

“Selain penindakan, kami juga fokus pada pencegahan. Masyarakat harus memahami bahaya narkoba dan dampaknya terhadap keluarga serta lingkungan,” tambah AKP Muh. Arman.

Operasi ini menjadi langkah awal untuk mengungkap jaringan yang lebih besar. Saat ini, penyidik Polres Bombana terus mengembangkan kasus dengan memeriksa saksi, mengambil sampel barang bukti ke laboratorium forensik, dan melacak pemasok utama barang haram tersebut.

Keberhasilan Polres Bombana dalam pengungkapan kasus ini membuktikan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat adalah kunci utama dalam memerangi narkotika. Dengan kerja keras dan dedikasi, wilayah Bombana diharapkan dapat menjadi kawasan yang aman, bersih, dan bebas dari pengaruh narkoba.

Polres Bombana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pemberantasan narkoba demi menjaga masa depan generasi muda dan mewujudkan wilayah yang lebih baik. Mari bersama-sama lawan narkoba, karena keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *