PeristiwaTeknologi

Perjuangan LKPD Sultra Berbuah Hasil Jembatan Langkowala Resmi Dibangun Ulang

3860
×

Perjuangan LKPD Sultra Berbuah Hasil Jembatan Langkowala Resmi Dibangun Ulang

Sebarkan artikel ini
Direktur LKPD Sultra, Muh. Arham
Direktur LKPD Sultra, Muh. Arham

Bombana,A-1.Info / – Perjuangan panjang LKPD Sultra, akhirnya membuahkan hasil yang layak dibanggakan. Setelah bertahun-tahun menyuarakan aspirasi, kini Jembatan Langkowala yang menjadi urat nadi transportasi dan ekonomi di Kabupaten Bombana akan dibangun ulang. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp15,3 miliar dari APBN 2025 untuk pembangunan ulang jembatan vital tersebut.

Proyek yang dikerjakan oleh PT Mekongga Mina Mandiri ini ditargetkan rampung dalam 240 hari kalender. Langkah ini merupakan respons nyata atas gelombang aspirasi yang digalang secara konsisten oleh Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) Sultra sejak 9 Agustus 2024 hingga 14 Januari 2025.

Aksi mereka tak hanya bergema di Bombana, tetapi menggema hingga ke pusat pemerintahan di Kota Kendari. “Ini bukan kemenangan LKPD semata, ini adalah kemenangan rakyat Bombana. Kami hanya wadah yang mempertemukan suara-suara kecil menjadi gema yang besar,” ungkap Direktur LKPD Sultra, Muh. Arham, penuh haru.

Arham menegaskan bahwa keberhasilan ini lahir dari kekuatan gotong royong lintas elemen masyarakat. “Kami bergerak bukan karena benci, tetapi karena cinta pada daerah ini. Setiap langkah kami adalah bentuk tanggung jawab moral terhadap rakyat,” tambahnya.

Dalam perjuangan ini, Arham juga mengenang sosok almarhum Man Arfa, Sekda Kabupaten Bombana, yang dikenal sebagai birokrat tulus dan rendah hati. Ia bahkan turut turun ke jalan bersama massa aksi di bawah terik matahari, tanpa ragu memperjuangkan kepentingan rakyat. “Semoga menjadi amal jariyah bagi almarhum. Beliau adalah birokrat yang tidak banyak bicara, tapi bergerak nyata,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Dinas PU Bombana, Sofian Baco, serta Inspektur Inspektorat, Ridwan, yang terus mendampingi gerakan rakyat. Tak kalah penting, dua figur kunci yang memainkan peran strategis hingga tingkat pusat adalah Arfa atau yang akrab disapa Bang Rambo, dan Ketua DPD Golkar Bombana, Heryanto. Mereka bahkan melakukan audiensi langsung dengan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR RI untuk meyakinkan perlunya penggantian jembatan.

“Jembatan Langkowala ini adalah urat nadi penghubung utama menuju dan keluar dari Wonua Bombana melalui jalur Konsel. Ketika rusak, bukan hanya kendaraan yang terganggu, tapi roda ekonomi masyarakat juga tersendat,” tegas Arham.

Peran jurnalis lokal yang konsisten mengangkat isu ini pun mendapat apresiasi tinggi dari LKPD. Mereka dianggap sebagai bagian penting dari ekosistem perubahan yang nyata. Kapolres Bombana dan jajaran serta Satpol PP Kabupaten Bombana juga mendapatkan penghargaan moral atas pendekatan persuasif mereka dalam menjaga ketertiban selama aksi berlangsung.

Kepala Satuan Kerja BPJN Wilayah I Sultra, Marlin Ramli, bersama PPK 1.4 Langkowala, Sandi Prima Yudha, turut memberikan apresiasi atas kerja kolaboratif semua pihak. “Terima kasih atas kerja keras dan ketulusan semua pihak yang mengawal isu ini hingga terealisasi dalam bentuk proyek nyata,” ucap Marlin.

Muh. Arham menutup pernyataannya dengan refleksi yang menggugah, “Jembatan ini adalah simbol. Di atasnya nanti bukan hanya kendaraan yang melintas, tapi juga harapan dan masa depan rakyat Bombana. Perjuangan belum selesai, tapi ini adalah tonggak penting yang harus kita rayakan dengan terus menjaga semangat kolektif.”

Lebih dari sekadar proyek infrastruktur, pembangunan ulang Jembatan Langkowala menjadi simbol kebangkitan kesadaran masyarakat akan pentingnya hak atas fasilitas publik yang layak serta pentingnya pemerintah yang benar-benar mendengar dan bertindak. Sebuah pembuktian bahwa suara rakyat, bila diperjuangkan bersama, mampu mengubah nasib satu daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *