Daerah

Peringatan Maulid Nabi di Bombana Penuhi Masjid Nurul Iman dengan Dzikir Doa dan Semangat Persatuan

45
×

Peringatan Maulid Nabi di Bombana Penuhi Masjid Nurul Iman dengan Dzikir Doa dan Semangat Persatuan

Sebarkan artikel ini
Gambar: Dokumentasi saat Bupati bombana menghadiri maulid nabi
Gambar: Dokumentasi saat Bupati bombana menghadiri maulid nabi

Bombana,  – Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan dzikir dan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara. Kegiatan ini berlangsung khidmat dan meriah di Masjid Nurul Iman, Kasipute, Kamis pagi, dengan mengangkat tema “Mempererat Ukhuwah Islamiyah, Menjaga Persatuan Bangsa”. 4 September 2025

Rangkaian kegiatan dibuka dengan dzikir dan doa bersama, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Bupati, dan diakhiri dengan ceramah agama. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bombana Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, serta diikuti oleh jajaran Forkopimda, Pj. Sekda Bombana, para asisten dan staf ahli, kepala perangkat daerah, Kepala Kemenag, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan jamaah dari berbagai penjuru wilayah Bombana.

Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terlihat dari penuhnya area masjid dan semangat warga yang mengikuti tradisi khas peringatan Maulid berupa rebutan pohon bingkisan telur. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol kegembiraan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat dalam balutan budaya Islam yang kental.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar ritual seremonial tahunan, tetapi harus dimaknai sebagai momentum spiritual dan sosial untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Ia menegaskan pentingnya menumbuhkan kembali nilai-nilai keislaman yang mendalam, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang di tengah masyarakat.

“Rasulullah adalah teladan terbaik dalam semua aspek kehidupan. Melalui peringatan ini, kita mengawali dengan dzikir dan doa bersama. Dzikir adalah bentuk menyebut nama Allah dan menguatkan hati, sedangkan doa bersama adalah kekuatan kita untuk memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa ini diberi kedamaian, ketenteraman, serta terhindar dari perpecahan,” ujar Bupati dengan penuh semangat.

Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga persatuan di tengah tantangan bangsa yang semakin kompleks. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya memperkuat ukhuwah Islamiyah, tetapi juga mempererat ukhuwah wathaniyah atau kebangsaan sebagai bagian dari tanggung jawab kolektif menjaga keutuhan bangsa. Dalam konteks daerah, Bupati juga menyerukan kolaborasi untuk membangkitkan perekonomian, memperluas lapangan kerja, dan menciptakan pemerintahan yang amanah serta diridai Allah SWT.

Dzikir dan doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat dengan lantunan doa yang menggugah hati. Ribuan jamaah turut menundukkan kepala, mengangkat tangan, dan mengaminkan setiap bait doa yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, persatuan umat, dan keberkahan untuk Kabupaten Bombana. Doa juga dipanjatkan agar para pemimpin diberikan kekuatan, petunjuk, dan keikhlasan dalam mengemban amanah rakyat.

Acara ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Dr. H. Syukrin Samsudin, M.Pd, yang mengulas nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam membangun umat dan peradaban. Dalam tausiyahnya, Ustadz Syukrin menekankan pentingnya menjadikan Rasulullah sebagai role model dalam kehidupan pribadi, sosial, maupun pemerintahan. Ia mengajak umat Islam untuk tidak hanya mengagumi Nabi dari sisi sejarah, tetapi juga menjadikan akhlaknya sebagai panduan hidup masa kini.

Menurut Ustadz Syukrin, masyarakat yang menjadikan akhlak Rasul sebagai fondasi kehidupan akan lebih mudah membangun harmoni, menyelesaikan konflik, dan mendorong kemajuan bersama. Ceramah yang disampaikan dengan gaya komunikatif dan menyentuh ini menambah kekhusyukan acara dan memberikan makna mendalam bagi seluruh hadirin.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan kekuatan umat dan memperkuat solidaritas sosial di Bombana. Di tengah situasi nasional dan global yang dinamis, kegiatan keagamaan seperti ini menjadi oase spiritual yang menumbuhkan ketenangan, semangat kolektif, serta motivasi untuk bersama menjaga perdamaian, persatuan, dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat nilai religius masyarakat Bombana, tetapi juga menjadi wujud nyata dari peran pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan yang konstruktif. Peringatan ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga harus disertai dengan pembangunan akhlak dan spiritual sebagai fondasi kehidupan masyarakat yang berkeadaban.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *