Bombana,A-1.Info | – Proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Kabupaten Bombana pada tahapan ketiga yang akan di laksanakan pada 2-3 September 2024 nanti, yaitu tahapan penulisan dan presentasi makalah, yang dilanjutkan dengan wawancara. Di bawah kepemimpinan Ketua Panitia Seleksi, Drs. Man Arfa, M.Si, tahapan ini dirancang untuk menguji kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta keahlian komunikasi peserta.
Penulisan makalah menjadi bagian penting dalam tahapan ini. Panitia seleksi telah menetapkan sistematika yang harus diikuti peserta untuk memastikan makalah yang dihasilkan memenuhi standar evaluasi yang telah ditentukan. Penulisan makalah dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, memberikan peserta waktu yang cukup untuk menyusun gagasan yang matang.
Drs. Man Arfa, M.Si menekankan pentingnya tahapan ini. “Penulisan makalah tidak hanya mengukur pemahaman peserta terhadap isu strategis, tetapi juga kemampuan mereka dalam merumuskan solusi yang relevan dengan jabatan yang dilamar,” ujarnya.
Setelah makalah disusun, peserta akan mempresentasikan gagasan mereka di hadapan panitia seleksi. Presentasi ini dirancang untuk mengevaluasi kemampuan peserta dalam menyampaikan ide, memberikan argumen, dan menjawab pertanyaan terkait.
Tahapan ini tidak berhenti pada penulisan dan presentasi makalah. Wawancara mendalam menjadi bagian penting dalam proses ini, bertujuan untuk mengevaluasi aspek kompetensi teknis, kemampuan kepemimpinan, serta integritas peserta. Wawancara dilakukan oleh panitia seleksi untuk memastikan bahwa calon yang terpilih benar-benar memenuhi kriteria yang dibutuhkan untuk jabatan strategis di pemerintahan.
Panitia seleksi menerapkan sistem penilaian berbasis bobot yang telah dirancang secara transparan. Penulisan makalah memiliki bobot sebesar 20 persen, sementara gabungan presentasi makalah dan wawancara memiliki bobot sebesar 35 persen dari total nilai. Bobot yang signifikan ini menunjukkan pentingnya tahap ini dalam menentukan peserta yang akan melanjutkan ke proses seleksi berikutnya.
“Proses ini kami desain untuk benar-benar menggali potensi peserta secara menyeluruh. Kami ingin memastikan bahwa mereka yang lolos ke tahap berikutnya adalah individu yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga wawasan strategis dan integritas tinggi,” tambah Drs. Man Arfa, M.Si.
Setelah tahapan ini selesai, panitia seleksi akan menetapkan dan mengumumkan nama-nama peserta yang berhasil melewati proses penulisan, presentasi, dan wawancara. Pengumuman ini akan dilakukan secara terbuka, memberikan kesempatan bagi seluruh peserta untuk melihat hasil mereka dengan transparansi penuh.
Peserta yang lolos dari tahapan ini akan melanjutkan perjalanan mereka ke tahap akhir seleksi JPTP. Dengan kompetisi yang semakin ketat, hanya kandidat terbaik yang akan melangkah lebih jauh untuk mengisi posisi strategis di Pemerintah Kabupaten Bombana.
Proses seleksi JPTP di Kabupaten Bombana dirancang untuk menjaring calon pemimpin yang kompeten, visioner, dan berintegritas. Dengan tahapan yang transparan dan objektif, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap dapat menghadirkan pejabat-pejabat terbaik yang mampu membawa inovasi dan solusi nyata bagi masyarakat.
Drs. Man Arfa, M.Si, menutup pernyataannya dengan harapan besar terhadap proses ini. “Kami percaya bahwa melalui seleksi yang ketat dan adil, Bombana akan memiliki pemimpin-pemimpin yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menghadapi tantangan pembangunan daerah dengan visi yang jelas.”
Tahapan penulisan makalah, presentasi, dan wawancara ini menjadi titik penting dalam perjalanan seleksi JPTP. Dengan pelaksanaan yang profesional dan transparan, Kabupaten Bombana optimis akan menemukan sosok-sosok pemimpin yang siap membawa perubahan positif bagi daerah ini.

