HukrimTerkini

Pencurian 85 Tabung Gas di Poleang Timur,Pelaku Beraksi Tanpa Jejak

358
×

Pencurian 85 Tabung Gas di Poleang Timur,Pelaku Beraksi Tanpa Jejak

Sebarkan artikel ini
Kios Yang Menjadi sasaran Pencurian
Kios Yang Menjadi sasaran Pencurian

Bombana,A-1.Info |  – Sebuah insiden pencurian besar-besaran mengguncang Dusun Pomea, Desa Mambo, pada Kamis dini hari, 2 Januari 2025. Sebanyak 85 tabung gas dilaporkan hilang dari sebuah kios yang dikelola pasangan suami istri, Kamaruddin dan Nurbulan. Kejadian ini sontak menggemparkan masyarakat sekitar dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.

Menurut informasi yang beredar, termasuk dari akun Facebook “Lizna Ilyas,” yang merupakan kerabat korban, pencurian terjadi pada waktu yang cukup janggal, yaitu antara pukul 1 dini hari hingga menjelang subuh. Anehnya, tidak ada suara atau tanda-tanda yang membuat korban menyadari aksi tersebut meskipun rumah mereka hanya berjarak sekitar 20 meter dari kios.

Dalam laman komentarnya,Lizna menduga kuat bahwa pelaku adalah kelompok yang sangat terlatih. Tidak ada gembok atau pintu yang terlihat rusak, sehingga besar kemungkinan pelaku menggunakan teknik yang cukup canggih atau metode yang sangat rapi untuk melakukan aksinya. Di lokasi kejadian, ditemukan jejak kaki dan bekas ban mobil, yang mengindikasikan pelaku membawa kendaraan untuk mengangkut tabung gas yang dicuri.

“Kejadian ini sungguh di luar dugaan kami. Tabung gas sebanyak itu hilang tanpa kami mendengar apa pun. Padahal jarak rumah kami dengan kios hanya 20 meter,” ujar Nurbulan, istri pemilik Kios.

Setelah laporan diterima, Kepolisian Sektor Poleang Timur segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk foto jejak kaki dan ban mobil, yang diharapkan dapat menjadi petunjuk penting dalam penyelidikan.

Kasus ini tidak hanya menjadi perhatian pihak berwajib tetapi juga menggerakkan solidaritas warga setempat. Banyak warga yang turut membantu proses pencarian dengan memberikan informasi yang mungkin berguna. Beberapa bahkan berinisiatif memperketat penjagaan lingkungan mereka untuk mencegah kejadian serupa.

“Ini pelajaran besar bagi kami semua. Kami akan meningkatkan pengamanan di desa, termasuk memperbaiki sistem patroli malam,” kata salah seorang tokoh masyarakat Dusun Pomea.

Kasus pencurian ini juga membuka mata banyak pihak tentang pentingnya sistem keamanan yang lebih baik, terutama untuk usaha kecil seperti kios yang sering menjadi target kejahatan. Kamaruddin dan Nurbulan berharap, pelaku segera ditangkap dan kerugian mereka dapat diganti.

“Tabung gas adalah sumber utama penghasilan kami. Kehilangan ini tentu sangat berat bagi keluarga kami, tetapi kami tetap berharap ada keadilan,” ucap Kamaruddin dengan nada lirih.

Kejadian di Dusun Pomea ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu waspada terhadap kemungkinan kejahatan, terutama di waktu-waktu rawan. Mari kita jaga lingkungan kita bersama dan segera laporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *