Uncategorized

Pemkab Bombana Ingatkan Warga Waspadai Akun Palsu yang Mengatasnamakan Pejabat

87
×

Pemkab Bombana Ingatkan Warga Waspadai Akun Palsu yang Mengatasnamakan Pejabat

Sebarkan artikel ini

Bombana, A-1.info — Maraknya penyalahgunaan media sosial oleh akun palsu yang mengatasnamakan pejabat Pemerintah Kabupaten Bombana menjadi perhatian serius bagi jajaran pemerintah daerah. Fenomena ini tidak hanya meresahkan, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian dan menyebarkan informasi palsu kepada masyarakat. 16 September 2025

Sebagai bentuk respons cepat, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Utama Kabupaten Bombana mengimbau masyarakat agar lebih cermat dan bijak dalam menggunakan media sosial. Fadlan, S.Si., M.M., selaku pengelola PPID Utama, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah akun media sosial yang mengaku sebagai pejabat daerah, khususnya Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan mencoba memanfaatkan identitas tersebut untuk melakukan tindakan yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap akun media sosial yang mengaku sebagai pejabat pemerintah, apalagi jika akun tersebut meminta data pribadi, dokumen penting, atau menawarkan janji bantuan secara langsung,” tegas Fadlan saat memberikan pernyataan resminya, Senin (16/09).

Menurut Fadlan, Bupati Bombana maupun pejabat lainnya tidak pernah melakukan komunikasi pribadi melalui pesan langsung (Direct Message/DM) di platform media sosial untuk kepentingan apapun, terutama yang bersifat pribadi seperti permintaan data atau janji pemberian bantuan. Semua bentuk komunikasi resmi, lanjutnya, selalu disampaikan melalui kanal sah dan dapat diverifikasi kebenarannya.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat memiliki hak penuh untuk menolak dan melaporkan segala bentuk pesan mencurigakan yang diterima dari akun yang tidak jelas keasliannya.

“Jika masyarakat menerima pesan dari akun yang mengatasnamakan pejabat, jangan panik atau langsung menuruti. Kami sarankan untuk segera melakukan verifikasi ke instansi terkait atau melalui kanal resmi Pemerintah Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Langkah antisipatif ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran serta aktif dari masyarakat. Untuk itu, PPID Utama membuka ruang pelaporan bagi siapa pun yang menemukan akun mencurigakan atau mengalami kejadian serupa. Laporan dapat disampaikan melalui saluran resmi berikut:

Fadlan juga mengingatkan bahwa keberadaan ruang digital mestinya menjadi sarana membangun komunikasi dan kolaborasi positif antara pemerintah dan masyarakat. Namun, jika tidak dikelola dengan bijak, ruang ini bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pribadi maupun penipuan yang merugikan banyak orang.

“Bijak bermedia sosial adalah tanggung jawab bersama. Jangan mudah percaya dengan akun yang belum terverifikasi. Laporkan jika menemukan aktivitas digital yang mencurigakan, terutama yang mengatasnamakan pejabat publik,” pungkasnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi digital masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan produktif. Upaya pencegahan dan edukasi ini diharapkan mampu menekan angka penyalahgunaan identitas pejabat di media sosial, sekaligus membangun kepercayaan publik terhadap kanal resmi pemerintah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *