Uncategorized

Pemerintah Kabupaten Bombana Mantapkan Digitalisasi Melalui High Level Meeting TP2DD

350
×

Pemerintah Kabupaten Bombana Mantapkan Digitalisasi Melalui High Level Meeting TP2DD

Sebarkan artikel ini

Bombana,A-1.Info | – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) menyelenggarakan kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) pada Selasa (5/10/2024). Acara yang berlangsung di Hotel Claro Kendari, Sulawesi Tenggara, ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah di Kabupaten Bombana.

Menyelaraskan Pemahaman dan Memantapkan Digitalisasi

Kepala BKD Kabupaten Bombana, Doddy A. Muchlisi, S.E., M.A.P., menjelaskan bahwa tujuan utama dari High Level Meeting TP2DD adalah menyelaraskan wawasan dan pemahaman di antara pemangku kepentingan untuk mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Hal ini dianggap penting untuk mendukung percepatan dan perluasan digitalisasi daerah.

“Saat ini Pemda Kabupaten Bombana telah menerapkan digitalisasi pada pendapatan dan belanja daerah. Selain memberikan kemudahan, langkah ini juga menjadi salah satu media untuk mengubah transaksi menjadi non-tunai berbasis digital,” ujar Doddy.

Manfaat Digitalisasi Pendapatan dan Belanja Daerah

Doddy A. Muchlisi menegaskan bahwa digitalisasi pendapatan dan belanja daerah memiliki banyak manfaat, termasuk meningkatkan transparansi dalam transaksi pemerintah daerah. Dengan sistem digital, potensi kebocoran pada sisi pendapatan daerah dapat diminimalkan, sementara efektivitas dan efisiensi pada sisi belanja daerah dapat meningkat.

“Sebagai contoh, pembayaran pajak daerah kini dapat dilakukan melalui berbagai kanal seperti teller bank, agen bank, ATM, mobile banking, internet banking, virtual account, fintech, e-commerce, dan QRIS. Sementara itu, pembayaran retribusi daerah juga bisa dilakukan melalui teller bank, ATM, mobile banking, internet banking, virtual account, dan QRIS,” jelasnya.

Optimalisasi ETPD Melalui Kolaborasi dan Inovasi

Doddy menambahkan bahwa optimalisasi ETPD memerlukan pemanfaatan kanal-kanal pembayaran digital yang sejalan dengan modernisasi regulasi. Selain itu, komitmen dari pimpinan daerah, kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai menjadi elemen penting dalam mendukung implementasi digitalisasi keuangan daerah.

“Digitalisasi transaksi pemerintah daerah sangat bergantung pada sistem perbankan yang mengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Oleh karena itu, kolaborasi, koordinasi, dan inovasi antara Bank BJB dan Pemerintah Kabupaten Bombana menjadi sangat penting,” tegas Doddy.

Menuju Sistem Keuangan Daerah yang Modern dan Transparan

Melalui High Level Meeting TP2DD ini, Pemerintah Kabupaten Bombana menunjukkan komitmennya untuk menciptakan sistem keuangan daerah yang modern, transparan, dan efisien. Penerapan digitalisasi dalam transaksi keuangan tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga menjadi langkah konkret untuk meningkatkan akuntabilitas pemerintah daerah.

Dengan berbagai inisiatif strategis yang telah dirancang, kegiatan ini diharapkan mampu mempercepat transformasi digital di Kabupaten Bombana, sekaligus memperkuat tata kelola keuangan daerah yang lebih baik. Kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan mitra perbankan diharapkan menjadi pondasi kuat bagi keberhasilan implementasi digitalisasi di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *