Kabar DesakuTerkini

Jalan Rusak di Tanah Poleang Membuka Mata Hati Sang Legislator

2617
×

Jalan Rusak di Tanah Poleang Membuka Mata Hati Sang Legislator

Sebarkan artikel ini

Yudi Utama Arsyad Turun Tangan Demi Jalan yang Lebih Baik untuk Masyarakat Bombana

Yudi Utama Arsyad
Yudi Utama Arsyad

Bombana,A-1.Info / – Jika ada satu cerita yang terus bergema di Tanah Poleang, maka itu adalah kisah panjang penderitaan masyarakat akibat jalan poros yang rusak parah. Jalan utama yang menghubungkan Poleang Utara, Tontonunu, hingga Toburi dan Tampabulu ini telah lama menjadi momok yang melelahkan. Genangan air, lumpur, dan lubang menganga adalah pemandangan yang sehari-hari harus dihadapi oleh warga. Namun di tengah suara keluhan yang nyaris tak terdengar oleh pusat kekuasaan, muncul satu sosok yang memilih untuk hadir dan mendengar — bukan hanya dengan telinga, tapi juga dengan hati dan aksi.

Adalah Yudi Utama Arsyad, anggota DPRD Kabupaten Bombana dari Partai Bulan Bintang, yang memutuskan untuk tidak tinggal diam. Di tengah riuh peringatan Hari Buruh, Kamis 1 Mei 2025, ia memilih turun langsung ke lapangan. Bukan untuk seremonial, tapi untuk kerja nyata. Bersama warga, ia memimpin aksi gotong royong menebang pohon-pohon yang menjadi penyebab utama jalan sulit kering karena terhalang sinar matahari.

“Sebagai perwakilan rakyat, saya tidak hanya ingin jadi penyambung lidah. Saya ingin jadi bagian dari solusi. Melihat sendiri, merasakan sendiri, dan bekerja bersama masyarakat,” ujar Yudi dengan nada tulus.

Aksi ini bukan hanya tentang menebang pohon. Ini tentang memotong akar ketidakpedulian. Tentang menyibak jalan bagi harapan baru. Jalan poros Tanah Poleang adalah urat nadi ekonomi dan pelayanan publik. Setiap hari dilewati kendaraan yang mengangkut hasil bumi, anak-anak sekolah, tenaga kesehatan, dan warga yang ingin mengurus administrasi di kantor camat. Ketika jalan itu rusak, bukan hanya kendaraan yang terhambat — tapi juga masa depan.

“Saya merasa bersalah melihat warga terus-menerus dirugikan oleh kondisi ini. Makanya saya mohon doa dan dukungan dari semua masyarakat. Saya akan terus memperjuangkan pembangunan jalan ini sampai pemerintah daerah benar-benar turun tangan,” lanjutnya dengan penuh keyakinan.

Yudi tahu, memperjuangkan hak rakyat bukan hanya dengan berbicara lantang di ruang sidang, tapi juga dengan menapaki jalan becek bersama rakyat. Bagi Yudi, menjadi wakil rakyat bukan soal jabatan, melainkan soal tanggung jawab yang ditanamkan dalam kepercayaan.

ini bukan hanya tentang sebuah jalan berlumpur di pelosok Bombana. Ini tentang harapan yang tidak pernah padam. Tentang seorang legislator muda yang memilih untuk mengulurkan tangan ketika yang lain hanya menggeleng.

Suasana kerja bakti dengan warga

Dan di hari buruh ini, Yudi menutup aksinya dengan ucapan hangat,
“Selamat Hari Buruh untuk semua pekerja hebat di Bombana dan di seluruh Indonesia. Perjuangan kalian adalah semangat kami. Semoga jalan ini bisa segera terbangun, seperti halnya harapan kita yang tak pernah runtuh.”

Sebuah pesan sederhana, namun menggetarkan: jalan boleh rusak, tapi semangat membangun tak boleh putus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *