Bombana,A-1.Info / – Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana melaksanakan Audit Ketaatan Semester I Tahun 2025 terhadap delapan Organisasi Perangkat Daerah. Kegiatan ini dilaksanakan sepanjang Agustus 2025 dan menjadi bagian penting dari upaya pengawasan berbasis risiko yang terus diperkuat pemerintah daerah.
Audit dilakukan oleh Inspektur Pembantu Wilayah I dan II dengan membagi tim lapangan menjadi dua kelompok. Tim pertama dipimpin oleh Indra Jaya SIP dan bertugas mengaudit Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Tim kedua dipimpin Andi Kamaruddin SSos dan melakukan pemeriksaan pada Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, serta Rumah Sakit Umum Daerah Bombana.Kamis 28/08/2025
Ruang lingkup audit mencakup laporan pertanggungjawaban keuangan, pengadaan barang dan jasa, pengadaan bantuan kepada masyarakat, hingga belanja modal. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh OPD beroperasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta menerapkan prinsip transparansi dan efektivitas dalam setiap program kerja.
Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan S.Sos MPW, menegaskan bahwa audit dilakukan berdasarkan landasan hukum yang kuat.
“Audit Ketaatan Semester I ini mengacu pada PP Nomor 12 Tahun 2017 serta Permendagri Nomor 8 Tahun 2009 sebagai pedoman pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujar Ridwan.
Ia menyampaikan bahwa pengawasan berkala merupakan kunci dalam menjaga kualitas tata kelola pemerintahan daerah yang berkelanjutan.
Inspektur Pembantu Wilayah III, H. Akhmad Amin SPd MPd, juga menekankan pentingnya kerja sama dari seluruh OPD yang menjadi objek pemeriksaan.
“Audit ketaatan ini merupakan rutinitas yang tertuang dalam Program Kerja Pengawasan Tahunan Berbasis Risiko sesuai SK Bupati. Kami berharap setiap OPD proaktif dan menyiapkan dokumen yang diperlukan agar pemeriksaan berjalan lancar,” jelas Akhmad Amin.
Melalui pelaksanaan audit yang terstruktur dan akuntabel ini, Inspektorat Bombana berupaya memastikan bahwa seluruh OPD menjalankan amanat pembangunan secara transparan, tertib administrasi, dan sesuai standar akuntabilitas. Pemerintah daerah meyakini bahwa pengawasan yang intensif akan mendorong terciptanya pelayanan publik yang lebih profesional serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bombana.

