Uncategorized

Bombana Siap Sambut Transformasi Pariwisata dengan DAK Tematik 2026

763
×

Bombana Siap Sambut Transformasi Pariwisata dengan DAK Tematik 2026

Sebarkan artikel ini

Jakarta,A-1.Info /– Kabupaten Bombana bersiap memasuki babak baru dalam pengembangan sektor pariwisata. Angin segar berhembus setelah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana mengajukan usulan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pariwisata 2026 senilai Rp200 miliar kepada Kementerian Pariwisata pekan lalu. Jika disetujui, alokasi dana ini tidak hanya akan mempercepat pembangunan infrastruktur wisata, tetapi juga memperkuat kolaborasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) dalam menciptakan destinasi yang berdaya saing.

**Sinergi Lintas Sektor untuk Pembangunan Terpadu**

Anisa Sri Prihatin, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bombana, menjelaskan keunikan skema DAK Tematik ini. “Ini bukan sekadar anggaran untuk Dinas Pariwisata, melainkan juga bisa dimanfaatkan oleh OPD lain yang berkontribusi pada pengembangan wisata,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Rabu (12/2/2025).

Mekanisme ini memungkinkan alokasi dana untuk:
– Dinas Perindustrian dan Koperasi: pengembangan pasar kerajinan dan pusat oleh-oleh khas Bombana
– Dinas Kesehatan: pembangunan fasilitas kesehatan di kawasan wisata
– Dinas Pekerjaan Umum: perbaikan akses jalan menuju objek wisata
– Dinas Lingkungan Hidup: konservasi alam di destinasi ekowisata

“Pendekatan terpadu ini akan memastikan pengembangan wisata yang komprehensif, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan pendukung,” tambah Anisa.

**Dampak Ekonomi yang Menjanjikan**

Realisasi DAK Tematik ini diprediksi akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan tersedianya sarana prasarana yang memadai, Bombana berpotensi mengalami:
– Peningkatan 30-40% kunjungan wisatawan dalam dua tahun
– Penyerapan tenaga kerja di sektor hospitality dan UMKM kreatif
– Peningkatan omzet pelaku usaha kerajinan dan kuliner lokal hingga 60%

“Ketika akses jalan membaik, fasilitas kesehatan tersedia, dan pusat kerajinan terbangun, kenyamanan wisatawan akan meningkat signifikan. Ini akan menciptakan efek domino bagi perekonomian,” papar Anisa.

**Kesiapan Dokumen Perencanaan**

Bombana tidak datang dengan tangan kosong. Pemkab telah menyiapkan:
– Master Plan Pengembangan Pariwisata 2025-2030
– Rencana Induk Pengembangan Wisata Daerah (Riparda)
– Analisis dampak lingkungan untuk proyek strategis

“Dokumen perencanaan kami sudah tertuang dalam Perda, menunjukkan keseriusan dan kesiapan kami dalam mengelola anggaran besar ini,” tegas Anisa.

**Mekanisme Pencairan yang Efisien**

Keunggulan utama DAK Tematik adalah sistem pencairan satu kali turun (lump sum), berbeda dengan skema bertahap yang biasa diterapkan. “Dana yang langsung cair penuh memungkinkan kami menyelesaikan proyek lebih cepat tanpa menunggu alokasi tahun berikutnya,” jelas Anisa.

Skema ini diharapkan dapat:
– Memangkas waktu pembangunan hingga 40%
– Menghindari keterlambatan akibat inflasi material bangunan
– Mempercepat realisasi proyek strategis

**Tantangan dan Harapan di Tengah Anggaran Ketat**

Di tengah kebijakan penghematan anggaran pemerintah pusat, Anisa menyatakan realistis namun optimis: “Kami memahami situasi fiskal nasional, tapi terus aktif berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata dan Bappenas. Yang penting proposal kami kuat dengan dampak nyata yang terukur.”

Jika lolos, DAK Tematik 2026 akan menjadi game changer bagi Bombana, mengubah daerah ini dari destinasi potensial menjadi primadona pariwisata Sulawesi Tenggara. Masyarakat pun menanti kabar baik ini, siap menyambut datangnya kemakmuran baru dari sektor pariwisata.

**Penutup: Menuju Bombana yang Lebih Maju**

Pengajuan DAK Tematik Pariwisata 2026 bukan sekadar urusan anggaran, melainkan bukti kesungguhan Bombana dalam membangun masa depan lebih baik. Dengan pendekatan kolaboratif dan perencanaan matang, langkah ini berpotensi mengangkat harkat hidup masyarakat sekaligus memposisikan Bombana sebagai destinasi wisata berkelas nasional.

Kini, bola berada di pihak pemerintah pusat. Keputusan mereka akan menentukan apakah Bombana segera melesat, atau harus menunggu lebih lama lagi untuk mewujudkan mimpi besarnya. Satu hal yang pasti: semangat untuk maju telah terpatri kuat di bumi Bombana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *