Peristiwa

Mesin Perahu Mati Dua Nelayan Sagori Terbawa Arus hingga Pulau Basa

10
×

Mesin Perahu Mati Dua Nelayan Sagori Terbawa Arus hingga Pulau Basa

Sebarkan artikel ini

Darmasing, 62 tahun, dan Diki, 13 tahun, ditemukan selamat setelah perahu yang mereka gunakan mengalami kerusakan mesin dan terbawa arus hingga perairan Bone sebelum akhirnya kembali menuju Pulau Basa, Kecamatan Poleang, Bombana.

Bombana,A-1.Info / — Kekhawatiran keluarga dua nelayan asal Pulau Sagori, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, berakhir setelah keduanya ditemukan selamat di sekitar Pulau Basa, Kecamatan Poleang, Senin (14/9/2026) malam.

Kedua nelayan tersebut adalah Darmasing (62) dan Diki (13). Keduanya ditemukan dalam kondisi selamat di atas perahu yang digunakan untuk melaut.

Informasi keberadaan keduanya diterima personel Polsek Poleang dari masyarakat sekitar pukul 22.30 WITA. Sebelumnya, kedua nelayan tersebut dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah tidak diketahui keberadaannya.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Poleang bersama tim SAR dan masyarakat bergerak menuju Pulau Basa sekitar pukul 23.00 WITA menggunakan kapal milik masyarakat.

Sekitar pukul 23.45 WITA, tim tiba di lokasi dan mendapati Darmasing dan Diki berada di atas perahunya.

Dari keterangan yang diperoleh, perjalanan kedua nelayan itu bermula pada Sabtu (12/9/2026), ketika mereka hendak kembali ke Kabaena. Namun, mesin perahu tiba-tiba mengalami kerusakan dan mati.

Perahu kemudian terbawa arus hingga mengarah ke perairan Bone. Dalam kondisi tersebut, keduanya berupaya bertahan sambil menunggu kesempatan untuk mengarahkan perahu kembali ke wilayah yang lebih aman.

Pada Senin (14/9/2026), kondisi angin dari arah tenggara dimanfaatkan keduanya dengan memasang sarung sebagai layar. Perahu pun kembali bergerak mengikuti arah angin hingga menuju Pulau Basa.

Sekitar pukul 19.30 WITA, keduanya akhirnya tiba dan terdampar di sekitar Pulau Basa.

Setelah menemukan keduanya, tim melakukan evakuasi. Kondisi ombak saat personel Polsek Poleang dan tim SAR menuju lokasi dilaporkan relatif teduh sehingga proses evakuasi dapat dilakukan.

Sekitar pukul 00.00 WITA, tim bersama kedua nelayan tersebut bertolak kembali menuju Pelabuhan Poleang. Mereka tiba sekitar pukul 00.30 WITA, Selasa (15/9/2026).

Setelah tiba di pelabuhan, personel Polsek Poleang membawa Darmasing dan Diki ke Puskesmas Poleang untuk menjalani pemeriksaan kondisi serta kesehatan.

Keduanya akhirnya dapat kembali dengan selamat setelah sempat terbawa arus akibat kerusakan mesin perahu saat perjalanan pulang menuju Kabaena.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *