Bombana,A-1.Info / – Sejak pagi, Gedung Olahraga Kabupaten Bombana dipenuhi ribuan pegawai berseragam rapi. Namun Senin (26/01/2026) itu bukan sekadar apel rutin. Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Apel Akbar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK Paruh Waktu sebagai penanda babak baru perjalanan birokrasi daerah.
Sebanyak 2.106 tenaga honorer dari berbagai sektor—pendidikan, kesehatan, hingga unit pelayanan pemerintahan—resmi menerima Surat Keputusan sebagai PPPK Paruh Waktu. Mereka adalah wajah-wajah pengabdian yang selama bertahun-tahun bekerja dalam keterbatasan status, namun tetap menjaga pelayanan publik berjalan hingga ke pelosok.

Apel Akbar tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bombana bersama Wakil Bupati Bombana dan Para Anggota DPRD Bombana. Kehadiran seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah mempertegas bahwa pengangkatan ini bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian dari komitmen bersama membangun sistem pemerintahan yang lebih manusiawi dan profesional.
Anggota DPRD Kabupaten Bombana, Yudi Utama Arsyad, hadir menyampaikan pesan yang sarat makna. Ia menekankan bahwa pengangkatan PPPK Paruh Waktu harus dimaknai sebagai awal tanggung jawab yang lebih besar, bukan akhir dari sebuah perjuangan panjang.
“Momentum ini jangan hanya dipandang sebagai perubahan status, tetapi sebagai titik awal membangun semangat baru ASN dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Yudi.
Menurutnya, PPPK adalah garda terdepan negara yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, ia berharap status baru tersebut dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan, kedisiplinan, serta kepekaan terhadap kebutuhan warga.
“Harapan kami di DPRD, para PPPK Paruh Waktu ini bisa menjadi aparatur yang hadir memberi solusi, bukan menambah jarak antara pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Yudi juga menaruh harapan besar agar para PPPK mampu menjaga integritas dan loyalitas dalam bekerja, serta menjadikan amanah negara sebagai nilai utama dalam setiap tugas yang diemban.
“Saya berharap saudara-saudara bekerja dengan hati, menjaga etika, dan menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing. Dari pelayanan yang baik itulah kepercayaan publik akan tumbuh,” lanjutnya.
Aleg asal Dapil 3 Bombana ini,turut mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu untuk berperan aktif mendukung visi dan misi kepala daerah demi masa depan Bombana yang lebih maju dan berdaya saing.
“Mari kita bersama-sama membantu Bupati dan Wakil Bupati mewujudkan Bombana yang lebih baik, dimulai dari pelayanan yang jujur, adil, dan bertanggung jawab,” tambah Politisi Partai Bulan Bintang tersebut.

Apel Akbar tersebut menjadi ruang refleksi kolektif tentang arah birokrasi Bombana ke depan. Tentang aparatur yang tidak sekadar bekerja berdasarkan jabatan, tetapi memahami bahwa tugas pelayanan adalah amanah yang harus dijaga.
Bagi ribuan PPPK Paruh Waktu, hari itu akan selalu dikenang. Bukan hanya karena selembar SK yang diterima, tetapi karena tumbuhnya harapan baru—harapan akan kepastian, penghargaan atas pengabdian, dan kesempatan berkontribusi lebih besar bagi Bombana melalui pelayanan yang tulus dan profesional

