Bombana,A-1.Info / – Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Bombana melalui partisipasi aktif dalam program Gerakan Berani Bersih Wonuaku. Selama empat hari berturut-turut, mulai 14 hingga 17 April 2025, seluruh jajaran Inspektorat turun langsung ke lapangan untuk melakukan kerja bakti di Area Pasar Tadoha Mapaccing, Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Ridwan, S.Sos., M.M.W, dan melibatkan seluruh elemen internal institusi, mulai dari pejabat Eselon III, auditor, staf struktural hingga Pegawai Harian Tidak Tetap (PHTT). Langkah ini bukan sekadar rutinitas kebersihan, melainkan sebuah pernyataan bersama akan pentingnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai cerminan dari tata kelola pemerintahan yang sehat dan bertanggung jawab.
“Kegiatan kerja bakti ini adalah wujud nyata kepedulian dan kebersamaan kami, Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana, terhadap kebersihan lingkungan. Kami berharap, dengan lingkungan yang bersih, kesehatan masyarakat juga akan semakin meningkat,” ujar Ridwan di sela kegiatan.
Menurutnya, gerakan ini sejalan dengan visi besar Pemerintah Kabupaten Bombana yang menempatkan kebersihan sebagai indikator penting kualitas hidup masyarakat. Gerakan Berani Bersih Wonuaku menjadi tonggak penguatan budaya gotong royong yang selama ini menjadi ruh pelayanan publik di Bombana.
Ridwan menegaskan, keterlibatan aktif OPD dalam aksi bersih-bersih ini merupakan bentuk respons atas instruksi Bupati Bombana yang menginginkan seluruh perangkat daerah berkontribusi langsung menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
“Kami ingin memastikan bahwa Inspektorat tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan administratif, tetapi juga menjadi bagian dari gerakan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, salah satunya soal kebersihan,” tambahnya.
Selama empat hari pelaksanaan, tim dari Inspektorat membersihkan berbagai area krusial di sekitar pasar, seperti saluran air, area parkir, dan ruang publik yang sering digunakan warga. Pasar Tadoha Mapaccing dipilih karena merupakan titik strategis yang setiap harinya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Rumbia Tengah.
Aksi bersih-bersih ini pun disambut positif oleh warga sekitar. Mereka melihat keterlibatan langsung aparatur pemerintahan dalam menjaga kebersihan sebagai hal yang patut diapresiasi dan diteladani. Tidak sedikit warga yang turut serta secara sukarela dalam kegiatan tersebut, menjadikan momen ini sebagai bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pengawasan tidak selalu bersifat formal dan birokratis. Dengan terjun langsung ke lapangan, Inspektorat Bombana memperkuat citra sebagai lembaga yang tidak hanya hadir saat ada temuan atau pemeriksaan, tetapi juga sebagai mitra aktif pembangunan yang peduli terhadap aspek kehidupan sehari-hari masyarakat.
Di balik aksi sapu dan cangkul, terkandung pesan bahwa keberhasilan pemerintahan tidak hanya diukur dari angka dan laporan, tetapi juga dari sejauh mana pejabat publik bersedia mengambil peran dalam membangun lingkungan yang layak dan sehat.
Inspektorat Bombana berharap bahwa aksi ini menjadi inspirasi bagi OPD lainnya untuk melanjutkan semangat Gerakan Berani Bersih Wonuaku secara berkelanjutan. Karena pada akhirnya, kebersihan bukan hanya soal penampilan fisik wilayah, tetapi juga cerminan dari budaya birokrasi yang sehat dan pelayanan publik yang berintegritas

