Daerah

Pemuda Moronene Gelar Seminar Pendidikan Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan

710
×

Pemuda Moronene Gelar Seminar Pendidikan Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

Bombana, A-1.Info  / — Semangat perubahan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali digaungkan dari jantung Sulawesi Tenggara. Organisasi pemuda Indonesia Moronene bersiap menggelar Seminar Pendidikan bertema “Adaptasi Pendidikan Ramah Lingkungan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan” pada Kamis, 8 Mei 2025, bertempat di Gedung Tanduale, Kantor Bupati Bombana. Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan nyata terhadap gerakan moral “Berani Bersih Wonua” yang sedang digaungkan secara luas di daerah ini.Senin ( 05/02/2025)

Lebih dari sekadar kegiatan ilmiah, seminar ini dirancang sebagai wadah inspiratif yang menyatukan pemuda, pendidik, dan masyarakat untuk mengambil bagian dalam transformasi pendidikan yang lebih berpihak pada kelestarian alam. Sejak dini hari hingga selesai, para peserta akan diajak menggali wawasan dan praktik terbaik dalam mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan hidup ke dalam kurikulum pendidikan formal maupun non-formal.

Ketua Pelaksana, Adrian Kose, menyampaikan bahwa inisiatif ini tidak hanya sebatas diskusi, melainkan sebagai awal dari gerakan besar untuk menyelaraskan pendidikan dengan keberlanjutan lingkungan. “Ini bukan hanya seminar, tapi juga gerakan bersama untuk memulai langkah nyata dalam menjaga bumi kita, dimulai dari dunia pendidikan,” ujarnya penuh semangat.

Lebih jauh, Ketua Umum Indonesia Moronene, Rezky Okriansyah Pratama, menegaskan bahwa gerakan “Berani Bersih Wonua” lahir dari kegelisahan terhadap kondisi lingkungan lokal yang kian memprihatinkan. Ia menyebut, panggilan ini ditujukan bagi semua elemen masyarakat, terutama pemuda, untuk bangkit, sadar, dan bergerak demi masa depan bumi Bombana yang lebih hijau.

“Berani Bersih Wonua bukan sekadar slogan, melainkan seruan moral untuk membangun kesadaran kolektif. Kita harus memulainya dari diri sendiri, dari rumah, dari sekolah, dari komunitas. Dan pendidikan adalah fondasi paling strategis untuk itu,” tutur Rezky.

Kegiatan ini menjadi momen penting yang menandai hadirnya energi baru dalam gerakan lingkungan hidup di daerah. Dengan melibatkan pemuda sebagai motor penggerak, Indonesia Moronene menunjukkan bahwa transformasi lingkungan bisa dimulai dari ruang-ruang belajar dan ruang-ruang dialog terbuka. Lebih dari itu, mereka membuktikan bahwa generasi muda memiliki keberanian dan kapasitas untuk menjadi pelopor perubahan yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *