Pemerintah

Edy Suharmanto, Pimpin Rakor Optimalisasi Retribusi Persampahan untuk Kebersihan dan Peningkatan Pendapatan Daerah

225
×

Edy Suharmanto, Pimpin Rakor Optimalisasi Retribusi Persampahan untuk Kebersihan dan Peningkatan Pendapatan Daerah

Sebarkan artikel ini

Bombana, A-1.Info /  – Pemerintah Kabupaten Bombana terus berupaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah melalui pengelolaan retribusi persampahan. Upaya ini diwujudkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., di Ruang Rapat Measa Laro, Kantor Bupati.Kamis (16/01/2025)

 

Rakor ini tidak hanya membahas langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan penagihan retribusi persampahan, tetapi juga bertujuan memperbaiki sistem pengelolaan sampah di wilayah Bombana. Dalam sambutannya, Pj. Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan mendukung keberlanjutan pembangunan daerah.

“Optimalisasi penagihan retribusi ini bukan hanya soal meningkatkan pendapatan daerah, tetapi juga tentang membangun kesadaran masyarakat akan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pendapatan dari retribusi ini akan digunakan untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah agar lebih modern dan efisien,” ujar Edy Suharmanto.

Rakor tersebut dihadiri oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, perwakilan kecamatan, dan kepala desa. Para peserta bersama-sama merumuskan berbagai langkah strategis, mulai dari penggunaan teknologi digital hingga edukasi masyarakat.

Salah satu inovasi yang disoroti adalah pemanfaatan teknologi untuk mempermudah proses penagihan retribusi. Rencana ini mencakup pembuatan sistem digital yang dapat mendata penerima layanan sampah secara akurat, meminimalkan kesalahan penagihan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran.

“Teknologi akan menjadi alat penting untuk memastikan penagihan retribusi dilakukan secara transparan dan akurat. Dengan data yang terintegrasi, kita bisa mengelola layanan sampah lebih efektif, baik dari sisi penagihan maupun pengelolaan operasional,” tambah Edy.

Pj. Bupati juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam keberhasilan program ini. Menurutnya, kesadaran akan kewajiban membayar retribusi persampahan merupakan bentuk kontribusi nyata warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Jika masyarakat sadar akan pentingnya membayar retribusi, mereka bukan hanya membantu pemerintah, tetapi juga turut menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat untuk generasi mendatang,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah merencanakan kampanye masif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan pemuda, guna meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.

Salah satu tantangan utama yang dibahas dalam Rakor ini adalah perlunya evaluasi sistem pengumpulan data penerima layanan sampah. Pj. Bupati menginstruksikan agar pendataan dilakukan secara lebih rinci untuk memastikan tidak ada penerima layanan yang terlewat atau salah sasaran.

“Pendataan yang akurat adalah kunci. Dengan data yang valid, kita bisa memastikan bahwa setiap rumah tangga yang menerima layanan juga berkontribusi melalui pembayaran retribusi. Ini akan menciptakan keadilan sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan,” tegas Edy.

Pj. Bupati Bombana berharap hasil dari Rakor ini dapat segera diterapkan untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih baik. Dengan optimalisasi retribusi persampahan, tidak hanya kebersihan lingkungan yang meningkat, tetapi juga kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Pendapatan dari retribusi persampahan adalah modal besar untuk membangun fasilitas pengelolaan sampah yang lebih modern. Selain itu, jika sistem ini berjalan dengan baik, masyarakat akan merasakan dampak positifnya, baik dari sisi kebersihan maupun kesehatan lingkungan,” tuturnya.

Melalui Rakor ini, Pemerintah Kabupaten Bombana memperlihatkan keseriusannya dalam menangani isu persampahan secara holistik. Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan masyarakat, Bombana diharapkan dapat menjadi daerah yang bersih, sehat, dan maju.

Langkah-langkah yang telah dirumuskan dalam Rakor ini akan segera diimplementasikan, termasuk inovasi berbasis teknologi dan program edukasi masyarakat. Dengan pendekatan yang menyeluruh, Pemkab Bombana optimis dapat menciptakan perubahan nyata dalam pengelolaan sampah, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah yang akan digunakan untuk pembangunan berkelanjutan.

“Ini adalah komitmen kita bersama untuk menciptakan Bombana yang lebih bersih dan sehat. Dengan dukungan masyarakat, kita pasti bisa mewujudkan lingkungan yang lebih baik untuk semua,” pungkas Pj. Bupati Edy Suharmanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *